Kiai Lirboyo Ingatkan Jemaah Haji Jaga Pahala Wukuf

  • 22 Mei 2026 11:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kiai Kafabihi mengingatkan jemaah menghindari riya, ujub, sombong, dan takabur saat wukuf.
  • Jemaah diminta mengisi waktu Arafah dengan doa, zikir, dan shalawat
  • Penggunaan handphone saat wukuf diimbau dikurangi agar ibadah lebih khusyuk

RRI.CO.ID, Makkah – Musyrif Diny Kementerian Haji dan Umrah RI, KH Abdullah Kafabihi Machrus Ali, mengingatkan jemaah menjaga kekhusyukan saat wukuf. Kiai Ponpes Lirboyo tersebut menyebut, wukuf di Arafah harus dimanfaatkan untuk memperbanyak doa dan zikir.

Kafabihi mengatakan, ada sejumlah perkara yang dapat merusak pahala ibadah jemaah. Perkara itu antara lain riya, ujub, sombong, dan takabur.

“Riya, pamer supaya ibadahnya bisa dipuji orang, kemudian ujub, sombong, dan takabur,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat, 22 Mei 2026. Menurutnya, sifat tersebut termasuk hal yang dapat merusak pahala ibadah.

Kiai Kafabihi mengajak jemaah menjalani wukuf dengan ikhlas, sabar, dan ridha. Ia juga meminta jemaah selalu berprasangka baik kepada Allah SWT.

“Apa pun yang terjadi kita terima dengan ikhlas, sabar, dan ridha,” katanya. Ia menegaskan jemaah tidak boleh berprasangka buruk kepada Allah.

Selain itu, ia mengimbau jemaah menghindari penggunaan handphone saat wukuf di Arafah. Terutama pada waktu utama sejak tengah hari hingga Maghrib.

Menurut Kiai Kafabihi, waktu tersebut merupakan saat mustajab untuk berdoa. Karena itu, jemaah diminta memperbanyak zikir, shalawat, dan doa.

Ia menganjurkan jemaah membaca tahlil dan doa sapu jagat selama wukuf berlangsung. “Gunakan untuk berdoa sebaik mungkin bagi keluarga, diri sendiri, pemimpin, dan negara,” ujarnya (MCH).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....