Kemenhaj Fokuskan Layanan Jemaah menuju Fase Armuzna

  • 24 Mei 2026 12:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemenhaj memastikan seluruh keberangkatan jemaah haji Indonesia selesai
  • Sebanyak 527 kloter dengan 202.551 jemaah tiba di Makkah
  • KBIHU dilarang memasang atribut di tenda Arafah dan Mina

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan seluruh fase keberangkatan jemaah haji Indonesia telah selesai. Seluruh jemaah kini berada di Arab Saudi dan bersiap menghadapi puncak haji.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff, menyebut layanan kini difokuskan pada persiapan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Maria mengatakan sebanyak 527 kloter telah tiba di Makkah, terdiri atas 202.551 jemaah dan 2.098 petugas.

Selain itu, sebanyak 16.596 jemaah haji khusus juga telah tiba di Arab Saudi. Data tersebut menjadi dasar penguatan layanan menjelang puncak haji.

“Seluruh layanan kami arahkan untuk memastikan kesiapan Armuzna,” ujar Maria di Jakarta, Sabtu , 23 Mei 2026. Kesiapan itu mencakup tenda, konsumsi, transportasi, kesehatan, perlindungan jemaah, dan penempatan petugas.

Maria juga mengingatkan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) tidak memasang atribut apa pun di tenda jemaah. Larangan itu berlaku di Arafah maupun Mina agar penempatan jemaah tetap tertib.

Ia menegaskan atribut KBIHU yang ditemukan petugas akan langsung dicabut. Kemenhaj juga menyiapkan teguran dan sanksi sesuai ketentuan bagi pelanggar.

Dalam kesempatan itu, Maria mengapresiasi jemaah yang telah membayar dam sesuai ketentuan resmi. Jumlah jemaah yang terdata membayar dam tahun ini mencapai sekitar 145.341 orang.

Dari jumlah tersebut, 102.364 jemaah membayar dam di Arab Saudi melalui Adahi. Sementara itu, 38.992 jemaah membayar dam melalui mekanisme di Indonesia.

Menjelang Armuzna, Kemenhaj mengimbau jemaah menghemat tenaga dan memperbanyak istirahat. Jemaah juga diminta menjaga asupan makan, minum, serta mengikuti arahan petugas.

Maria mengajak jemaah dan petugas saling peduli selama fase puncak haji. Jemaah yang kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan harus segera dibantu petugas terdekat. (MCH)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....