Doa Nafsiah Iringi Kepergian Firdaus di Tanah Suci

  • 23 Mei 2026 13:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Istri Muhammad Firdaus Ahlan sampaikan terima kasih kepada PPIH Arab Saudi.
  • Muhammad Firdaus Ahlan merupakan jemaah haji Kloter 27 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede berusia 73 tahun.
  • Kepastian wafatnya Firdaus diperoleh setelah koordinasi PPIH Arab Saudi dengan otoritas setempat.

RRI.CO.ID, Makkah - Wajah Nafsiah Nawan tampak tegar meski duka masih menyelimuti dirinya di Makkah. Ia baru kehilangan suaminya, Muhammad Firdaus Ahlan, setelah sepekan pencarian panjang.

Firdaus merupakan jemaah haji Kloter 27 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede berusia 73 tahun. Ia sebelumnya dilaporkan hilang sejak 15 Mei 2026 di kawasan Makkah, Arab Saudi.

Di tengah suasana duka, Nafsiah memilih menyampaikan rasa syukur kepada para petugas haji. Ia mengenang besarnya perhatian selama proses pencarian suaminya berlangsung.

Ia berharap seluruh petugas Indonesia selalu diberikan kesehatan dan perlindungan Allah. “Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan semuanya,” ujar Nafsiah kepada Media Center Haji (MCH), Sabtu, 23 Mei 2026.

Hari-hari pencarian menjadi masa yang berat bagi keluarga Firdaus di Tanah Suci. Harapan dan doa terus dipanjatkan sejak kabar kehilangan pertama diterima keluarga.

Nafsiah mengaku tidak mampu membalas bantuan seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian tersebut. Ia hanya bisa mengiringi mereka dengan doa terbaik dari Tanah Suci.

Doa itu disampaikannya usai menerima kabar wafatnya sang suami. “Mudah-mudahan Allah menjaga seluruh petugas Indonesia,” kata Nafsiah lirih.

Di balik kesedihan, Nafsiah tetap memohon ampunan terbaik untuk almarhum Firdaus. Ia berharap seluruh ibadah haji suaminya diterima Allah SWT.

Ia juga berharap kubur Firdaus dilapangkan oleh Allah SWT. “Mudah-mudahan Allah mengampuni dosanya dan menerima seluruh amal ibadahnya,” ujarnya.

Kepastian wafatnya Firdaus diperoleh setelah koordinasi PPIH Arab Saudi dengan otoritas setempat. Proses identifikasi dilakukan melalui laporan lapangan dan pemeriksaan rumah sakit.

Kepala Biro Kementerian Haji dan Umrah RI, Moh. Hasan Affandi memastikan, Firdaus ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Pemerintah juga memastikan rangkaian ibadah haji almarhum tetap disempurnakan melalui badal haji.

Setelah ditemukan, Firdaus disalatkan di Masjidil Haram bersama tujuh jenazah lainnya. Petugas PPIH Arab Saudi turut mendampingi seluruh proses penanganan jenazah hingga selesai.

Bagi Nafsiah, kepergian suaminya meninggalkan luka sekaligus pelajaran tentang ketulusan pelayanan haji. Di Tanah Suci itu pula, doa dan harapan terus dipanjatkan untuk almarhum Firdaus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....