Seorang Diri Keluar Hotel, Jemaah Haji Indonesia Ditemukan Wafat di Makkah
- 23 Mei 2026 06:16 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Jamaah haji indonesia yang hilang di makkah ditemukan.
- 2. Koordinator Bidang Media Center Haji PPIH Arab Saudi Moh. Hasan Affandi, mengatakan kepastian tersebut diperoleh setelah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi berkoordinasi dengan otoritas setempat.
- 3. Firdaus diketahui hilang sejak 15 Mei 2026 setelah keluar dari hotel seorang diri tanpa membawa identitas selain gelang haji yang melekat di tangannya.
RRI.CO.ID, Makkah - Muhammad Firdaus Ahlan, 73 tahun, jemaah haji Indonesia asal Kloter 27 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 27) akhirnya ditemukan. Firdaus yang sebelumnya dilaporkan hilang di Makkah, Arab Saudi, ketika ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Koordinator Bidang Media Center Haji PPIH Arab Saudi Moh. Haan Affandi mengatakan, kepastian tersebut diperoleh setelah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi berkoordinasi dengan otoritas setempat. Menurut Hasan, informasi tersebut berdasarkan laporan di lapangan.
“Berdasarkan laporan di lapangan dan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, Bapak Firdaus ditemukan. Tepatnya ditemukan dalam keadaan wafat,” kata Hasan dalam konferensi pers di Makkah, Jumat, 22 Mei 2026.
Firdaus diketahui hilang sejak 15 Mei 2026 setelah keluar dari hotel seorang diri tanpa membawa identitas selain gelang haji yang melekat di tangannya. Hasan menjelaskan, pada Jumat dini hari, PPIH Arab Saudi menerima informasi adanya jenazah tanpa identitas di salah satu rumah sakit di Makkah.
Mendapat informasi tersebut, Tim Perlindungan Jamaah (Linjam) PPIH Daker Makkah bersama istri almarhum, Nafsiah Nawan, langsung menuju rumah sakit untuk melakukan identifikasi.
Setelah dilakukan pengecekan, Nafsiah memastikan jenazah tersebut adalah suaminya, Muhammad Firdaus Ahlan. PPIH Arab Saudi menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya jemaah asal Indonesia tersebut.
“Semoga Allah melimpahkan rahmat dan ampunan kepada almarhum serta memberikan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Hasan. Pemerintah Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada KJRI Jeddah, otoritas Arab Saudi, petugas haji, dan masyarakat Indonesia yang turut membantu proses pencarian.
Selain itu, pemerintah memastikan almarhum akan dibadalhajikan oleh petugas haji Indonesia agar rangkaian ibadah hajinya tetap dapat disempurnakan. "Akan dibadalkan," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....