Wamenhaj Sebut KKHI Berhasil Tekan Angka Kematian Jemaah Haji Indonesia

  • 23 Mei 2026 14:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi mempermudah izin operasional Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).
  • Izin operasional KKHI dipermudah, berhasil menekan angka kematian jemaah haji tahun ini.
  • Operasional KKHI hingga tingkat sektor mempercepat penanganan medis jemaah.

RRI.CO.ID, Makkah – Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi mempermudah izin operasional Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Kebijakan tersebut dinilai berhasil menekan angka kematian jemaah haji tahun ini.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut penurunan kasus fatal berlangsung signifikan. Operasional KKHI hingga tingkat sektor mempercepat penanganan medis jemaah.

“Secara statistik, penurunannya signifikan dibandingkan tahun lalu,. Tahun lalu 120 orang meninggal, kini sekitar 50 orang,” ujar Dahnil kepada Media Center Haji (MCH) di Daker Makkah, Arab Saudi, Jumat, 22 Mei 2026.

Menurutnya, operasional KKHI hingga tingkat sektor menjadi ujung tombak pelayanan medis jelang fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Hingga kini, hampir sepuluh ribu jemaah telah memperoleh perawatan medis.

Mayoritas pasien mengalami kelelahan hingga risiko serangan panas selama berada di Tanah Suci. Pemerintah tetap mewaspadai peningkatan pasien saat fase Armuzna berlangsung.

Ia mengatakan, banyak jemaah usia produktif dinilai terlalu memaksakan aktivitas ibadah mereka. "Yang wafat kebanyakan usia 40 sampai 50 tahun,” ujar Dahnil.

Temuan tersebut menegaskan kelaikan haji ditentukan kondisi kebugaran klinis setiap jemaah. Pemerintah meminta jemaah menjaga kesehatan menjelang wukuf dan mabit di Mina.

Dalam visitasi pelayanan kesehatan, Dahnil mengapresiasi dedikasi 1.600 dokter haji Indonesia tahun ini. Militansi tenaga kesehatan mendapat pengakuan dari otoritas Arab Saudi.

Dahnil juga menginstruksikan dokter menghemat tenaga menghadapi fase puncak ibadah haji. Strategi pelayanan jemput bola terus diperkuat mencegah lonjakan kasus kematian jemaah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....