IDAI Waspadai Serangan Panas Mematikan pada Jemaah Haji

  • 19 Mei 2026 21:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan ancaman serangan panas mematikan yang mengintai jemaah haji Indonesia di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan ancaman serangan panas mematikan yang mengintai jemaah haji Indonesia di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan otak hingga kehilangan kesadaran akibat kegagalan tubuh mengatur suhu saat terpapar panas berlebih.

Ketua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim IDAI, Darmawan Budi Setyanto, menyebut heatstroke terjadi akibat kegagalan tubuh mengatur suhu saat cuaca ekstrem. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kerusakan organ vital hingga gangguan kesadaran akibat lonjakan panas tubuh secara drastis.

Heatstroke ini adalah serangan panas dari tubuh kita. Tubuh kita mempunyai termostat yang mengatur suhu tubuh agar selalu dalam suhu optimal antara 36-37 derajat celsius,” ujar dr Darmawan dalam konferensi pers daring, Selasa, 19 Mei 2026.

Darmawan menjelaskan risiko heatstroke meningkat pada jemaah haji akibat suhu ekstrem di Arab Saudi yang menghambat pelepasan panas tubuh. Kondisi cuaca panas berkepanjangan dapat memicu lonjakan suhu tubuh cepat hingga membahayakan fungsi organ vital manusia.




“Potensi heatstroke di sana juga tinggi. Temperatur tubuh meningkat dengan cepat lebih dari 40 derajat celsius, tidak berkeringat tetapi kulit panas,” ujar Darmawan menjelaskan.

Darmawan mengatakan panas yang masuk ke tubuh tidak dapat keluar sehingga suhu tubuh meningkat drastis dengan cepat. Kondisi tersebut membuat mekanisme pendinginan alami tubuh gagal bekerja saat terpapar cuaca panas ekstrem berkepanjangan.

“Jadi panas dari luar masuk tetapi tidak bisa keluar. Panas di dalam meningkat dengan cepat,” ucapnya.

Darmawan mengingatkan lonjakan suhu tubuh yang tidak segera ditangani dapat merusak sistem saraf pusat hingga memicu gangguan fungsi otak. Selain itu, penderita heatstroke juga mengalami perubahan pola pernapasan pada fase akut.

“Pada akhirnya dapat menyebabkan gangguan fungsi otak, sehingga terjadi kejang, kehilangan kesadaran. Kita bisa melihat napas orang yang mengalami heatstroke ini mengalami napas yang cepat dan dangkal,” kata Darmawan menutup.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....