Musyrif Diny Imbau Jemaah Kurangi Penggunaan Handphone di Arafah

  • 21 Mei 2026 13:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Musyrif Diny mengimbau jemaah mengurangi penggunaan handphone saat wukuf di Arafah
  • Jemaah diminta fokus memperbanyak doa, zikir, dan selawat selama waktu mustajab
  • Panggilan video di Arafah diimbau tidak dilakukan agar ibadah lebih khusyuk

RRI.CO.ID, Makkah – Musyrif Diny KH Abdullah Kafabihi Mahrus mengimbau jemaah haji mengurangi penggunaan handphone saat wukuf di Arafah. Imbauan itu disampaikan agar jemaah lebih fokus beribadah selama waktu mustajab di Arafah.

Kiai Kafabihi meminta jemaah tidak bermain handphone mulai pukul dua belas siang hingga waktu maghrib. Menurutnya, waktu wukuf di Arafah harus dimanfaatkan untuk memperbanyak doa, zikir, dan membaca selawat.

Ia menilai kekhusyukan ibadah dapat terganggu apabila jemaah terlalu sibuk menggunakan telepon genggam. “Yaumul Arafah itu supaya kita gunakan dengan sebaik-baiknya untuk doa, untuk berdzikir, atau baca sholawat,” ujar Kiai Kafabihi dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 21 Mei 2026.

Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri itu menjelaskan Arafah memiliki keutamaan sebagai tempat dan waktu mustajab berdoa. Karena itu, jemaah diharapkan memaksimalkan kesempatan tersebut untuk bermunajat kepada Allah SWT.

“Kalau di Indonesia kan hanya waktu saja yang mustajab seperti sepertiga malam. Tapi kalau di Tanah Suci, ini ada waktu mustajab dan ada tempat mustajab,” katanya.

Kiai Kafabihi juga mengingatkan jemaah agar tidak melakukan panggilan video selama berada di Arafah. Namun, ia memperbolehkan keluarga di Indonesia mengamini doa yang dipanjatkan jemaah melalui sambungan komunikasi.

Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah terus mematangkan persiapan puncak ibadah haji di Armuzna. Kesiapan fasilitas Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) disebut telah mencapai 95 persen, Senin, 18 Mei 2026.

Kepala Satuan Operasi Armuzna PPIH Arab Saudi 2026, Surnadi, memastikan seluruh tenda jemaah sudah selesai digelar. Sarana penunjang di dalam tenda juga telah dipersiapkan untuk mendukung kenyamanan jamaah selama puncak haji.

“Dari mulai tenda yang mana sudah digelar semuanya. Kemudian sarana di dalamnya seperti kasur sudah digelar semuanya,” ujar Surnadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....