Jusuf Hamka Bawa Misi Ekonomi dalam Amirul Hajj

  • 21 Mei 2026 12:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Jusuf Hamka bergabung dalam rombongan Amirul Hajj Indonesia 2026
  • Fokus utama Jusuf Hamka memetakan peluang ekonomi sektor haji nasional
  • Dana haji diharapkan memberi manfaat ekonomi bagi Indonesia

RRI.CO.ID, Jeddah – Tokoh Muslim Tionghoa Jusuf Hamka bergabung dalam rombongan Amirul Hajj Indonesia 2026 di Arab Saudi. Kehadirannya membawa misi penguatan ekonomi haji melalui kolaborasi pemerintah dan sektor usaha nasional.

Ia tiba di Jeddah bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, Senin, 18 Mei 2026. Rombongan Amirul Hajj juga diikuti Wakil Menteri Perhubungan Komjen Purn Suntana serta tim monitoring Kementerian Pertahanan.

Pengusaha yang akrab disapa Babah Alun itu mengungkapkan keterlibatannya bertujuan memetakan peluang ekonomi sektor haji Indonesia. Menurutnya, potensi ekonomi haji selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan nasional.

“Karena fungsinya untuk melihat peluang-peluang secara ekonomi,” ujar Jusuf Hamka dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 21 Mei 2026. Ia menilai keterlibatan pengusaha penting untuk mencari manfaat ekonomi yang berdampak langsung kepada masyarakat Indonesia.

Jusuf Hamka menekankan dana haji Indonesia seharusnya memberikan manfaat timbal balik bagi pelayanan dan ekonomi nasional. Ia berharap pengelolaan ekonomi haji mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh jemaah Indonesia.

Ia juga mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto membentuk Kementerian Haji dan Umrah secara mandiri. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi momentum memperbaiki tata kelola ekonomi haji yang berjalan puluhan tahun.

“Saya pikir pasar haji cukup besar dan luas, kenapa tidak disempurnakan,” kata Jusuf Hamka menambahkan. Ia menilai sinergi pemerintah dan pengusaha dapat menciptakan pelayanan haji modern serta memperkuat ekosistem bisnis nasional.

Jusuf Hamka menyebut kolaborasi pemerintah dan dunia usaha merupakan langkah strategis memperbaiki pelayanan jemaah Indonesia ke depan. Ia optimistis pembenahan sektor haji mampu memberikan manfaat ekonomi besar bagi masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....