Pangkas Antrean Jemaah Haji Indonesia, Timwas DPR Apresiasi Mecca Route

  • 20 Mei 2026 13:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • DPR RI menilai layanan Mecca Route berdampak langsung terhadap kenyamanan jemaah haji.
  • Mecca Route mempercepat proses keberangkatan menuju Arab Saudi.
  • Jemaah tidak lagi menjalani antrean imigrasi setibanya di Arab Saudi.

RRI.CO.ID, Makkah - DPR RI menilai layanan Mecca Route berdampak langsung terhadap kenyamanan jemaah haji. Sistem itu mempercepat proses keberangkatan menuju Arab Saudi.

Layanan Mecca Route memindahkan pemeriksaan imigrasi Arab Saudi ke bandara keberangkatan Indonesia. Jemaah tidak lagi menjalani antrean imigrasi setibanya di Arab Saudi.

Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya, menyebut layanan itu mempersingkat prosedur perjalanan. Efisiensi tersebut dinilai membantu jemaah beradaptasi setelah penerbangan panjang.

Menurut Danang, manfaat terbesar dirasakan jamaah lansia dan berisiko kesehatan. Mereka dapat langsung menuju penginapan tanpa proses administrasi tambahan.

“Layanan Mecca Route mempercepat proses kedatangan jamaah Indonesia. Jemaah bisa langsung menuju hotel tanpa antre panjang,” ujar Danang kepada Media Center Haji (MCH), di Makkah, Arab Saudi, Senin, 18 Mei 2026.

Ia menilai percepatan layanan menjadi bagian penting peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji. Kenyamanan jemaah dinilai semakin menentukan kelancaran ibadah selama di Tanah Suci.

Selain mempercepat kedatangan, layanan tersebut mengurangi kepadatan bandara tujuan. Mobilitas jemaah menuju hotel dan lokasi ibadah menjadi lebih lancar.

Danang mengatakan, sistem fast track membuat proses perjalanan lebih efisien. Waktu tunggu jemaah dapat ditekan sejak keberangkatan dari Indonesia.

Tim Pengawas Haji DPR RI berharap layanan Mecca Route diperluas ke seluruh embarkasi haji. Langkah itu dinilai penting agar manfaat layanan dirasakan lebih merata.

Perluasan layanan juga dianggap mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik bidang haji. Sistem tersebut dinilai efektif mengurangi beban administrasi jemaah di bandara kedatangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....