83 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Arab Saudi
- 19 Mei 2026 06:29 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 009 jemaah haji Indonesia telah tiba di Arab Saudi hingga pertengahan Mei 2026
- 627 jemaah lansia, sekitar 21 persen dari total jemaah
- 16 kloter dengan 6.236 jemaah dijadwalkan tiba hari ini
RRI.CO.ID, Jeddah — Operasional kedatangan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi memasuki fase akhir. Hingga pertengahan Mei 2026, sebanyak 168.009 jemaah yang tergabung dalam 435 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Tanah Suci melalui Bandara Madinah dan Jeddah.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, menyampaikan, jumlah tersebut setara sekitar 83 persen dari total jemaah haji Indonesia tahun ini. “Untuk update kedatangan jemaah haji sampai siang ini total sudah mencapai 435 kloter atau sekitar 83 persen dari total jemaah kita,” ujar Basir di Jeddah, Jumat (16/5/2026).
Dari total jemaah yang telah tiba, sebanyak 36.627 orang merupakan jemaah lanjut usia (lansia), atau sekitar 21 persen dari keseluruhan jemaah. Basir menekankan, tingginya jumlah jemaah lansia menjadi perhatian serius PPIH Arab Saudi, terutama dalam pelayanan kedatangan di bandara hingga proses pemberangkatan menuju hotel di Makkah.
Untuk kedatangan hari ini, PPIH mencatat sebanyak 16 kloter dengan total 6.236 jemaah dijadwalkan tiba. Basir menambahkan, setelah fase kedatangan selesai, petugas Daker Bandara akan dialihkan untuk memperkuat pelayanan pada fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). “Sebelum kedatangan jemaah terakhir selesai pun, kami sudah mulai konsolidasi penugasan Armuzna. Teman-teman Daker Bandara nantinya akan bertugas sebagai Satgas Arafah,” kata Basir.
Petugas bandara dijadwalkan bergerak menuju Makkah pada 23 Mei 2026 dan ditempatkan di kawasan Arafah guna menyambut kedatangan jemaah mulai 25 Mei 2026. Basir juga mencatat adanya lonjakan jumlah jemaah pengguna kursi roda pada satu kloter, yaitu Kloter 10 Embarkasi Aceh (BTJ 10) yang membawa 37 jemaah pengguna kursi roda. “Memang membutuhkan waktu lebih panjang dalam pelayanan, tetapi seluruh petugas tetap siaga untuk melayani jemaah, terutama jemaah lansia,” ujarnya.
Meski ada beberapa kejadian minor, seperti jemaah sakit atau paspor tertinggal di pesawat, Basir memastikan kondisi pelayanan di bandara tetap terkendali. “Ada beberapa jemaah yang sakit dan langsung kami tangani serta dirujuk ke rumah sakit. Ada juga paspor yang tertinggal di pesawat atau terbawa jemaah lain, tetapi semuanya bisa ditangani petugas di lapangan,” jelas Basir.
Menjelang puncak ibadah haji, Basir mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik karena suhu udara di Arab Saudi terus meningkat. Ia meminta jemaah mengatur pola makan, memperbanyak minum air putih, dan mengurangi aktivitas di luar hotel jika tidak mendesak. “Cuaca sekarang semakin panas, bahkan hari ini terasa lebih panas dibanding kemarin. Karena itu jemaah harus menjaga kesehatan, cukup istirahat, banyak minum, dan tidak terlalu sering keluar hotel,” katanya.
Basir menyarankan agar ibadah sunnah dilakukan di hotel untuk sementara waktu agar energi jemaah tetap terjaga menjelang fase puncak haji di Armuzna. “Ibadah sebaiknya dilakukan di hotel dulu, kecuali memang untuk kewajiban ibadah yang harus dilakukan di Masjidil Haram,” pungkasnya. (MCH)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....