Jemaah Haji Diminta Terapkan 'Buddy System' untuk Cegah Kejahatan

  • 18 Mei 2026 10:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • buddy system jemaah haji
  • langkah preventif keamanan
  • tips aman naik taksi

RRI.CO.ID, Makkah - Jemaah haji Indonesia diingatkan agar selalu menerapkan buddy system (sistem pendamping/red) saat beraktivitas di Makkah. Langkah ini penting karena banyak jemaah tidak memahami bahasa, lingkungan, dan kerumunan jutaan orang.

Kepala Seksi Perlindungan Jemaah Daerah Makkah, Tulus Widodo, menyatakan, kejahatan timbul, kejahatan ada karena adanya kesempatan. Karena itu, kewaspadaan tetap dibutuhkan meski Arab Saudi relatif aman," ujarnya dalam siaran pers tertulis, Senin, 18 Mei 2026.

Tulus menegaskan, upaya preventif wajib ditingkatkan terutama bagi jemaah lansia. Perihal ini, tidak boleh memberikan kesempatan bagi orang lain berbuat kejahatan.

Ia memberi contoh langkah preventif saat menggunakan taksi. “Pertama, mesti dipastikan bila taksi yang mau dinaiki adalah taksi resmi,” kata Tulus. Taksi resmi di Makkah ditandai warna hijau dan putih.

Tulus menambahkan, jemaah sebaiknya selalu bepergian dengan teman minimal tiga orang. Hindari bepergian secara personal atau sendirian untuk mencegah risiko kejahatan.

Ia juga membagikan trik aman saat naik taksi. Diawali foto terlebih dahulu nomor pelatnya sebelum naik. "Penumpang laki-laki naik dulu, sedangkan turun, penumpang perempuan didahulukan," ucapnya.

Menurutnya, langkah-langkah ini penting dipedomani untuk keamanan jemaah di Arab Saudi. “Itu hal yang penting, yang harus dipedomani terkait ketika kita akan berkendara menggunakan kendaraan taksi di Arab Saudi," ujarnya. (MCH)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....