Saudi Perluas Fasilitas Pendingin di Arafah jelang Puncak Haji
- 07 Mei 2026 09:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Saudi perluas fasilitas pendingin di Arafah
- Kapasitas area teduh meningkat lima kali lipat
- Heat stroke jadi risiko utama saat puncak haji
RRI.CO.ID, Arafah – Pemerintah Arab Saudi memperluas fasilitas peneduh dan pendingin di Arafah menjelang berlangsungnya puncak haji. Hal ini bertujuan untuk melindungi jutaan jemaah dari paparan panas ekstrem saat pelaksanaan wukuf.
Penambahan fasilitas tersebut dilakukan Kidana Development Company di bawah otoritas Kota Makkah dan tempat suci. Proyek pemasangan difokuskan di sekitar Jabal Rahmah sebagai titik penting ibadah haji.
Pada fase kedua akan ditambah dengan 18 kanopi modern dan 36 kipas kabut. Tersedia pula tujuh unit pendingin udara dan 107 kolom kipas kabut.
Jika digabung dengan fase pertama, cakupan proyek mencapai lebih dari 272 ribu meter persegi. Kapasitas area teduh meningkat hingga lima kali lipat dibandingkan musim sebelumnya.
Pada fase pertama telah dibangun tiga kanopi dengan enam kipas kabut dan lebih dari 165 kolom. Sedangkan pada fase kedua diperluas dengan membentuk sistem pendingin terintegrasi.
Penambahan fasilitas ini dirancang untuk mengurangi dampak suhu panas ekstrem saat wukuf di Arafah. Jutaan jemaah berkumpul dalam waktu bersamaan sehingga risiko kesehatan meningkat.
Pemerintah Arab Saudi berharap risiko heat stroke dapat ditekan dengan fasilitas tambahan tersebut. Kenyamanan dan keselamatan jemaah menjadi prioritas selama ibadah haji.
Kepala Seksi Kesehatan PPIH Daker Madinah, Enny Nuryanti, menyebut heat stroke merupakan kondisi darurat akibat panas berlebih. “Ini terjadi saat suhu tubuh tinggi karena paparan matahari atau aktivitas luar,” ujarnya, Rabu 6 Mei 2026.
Enny menambahkan gejala utama adalah suhu tubuh di atas 40 derajat Celsius. “Kemudian diikuti dengan pusing, mual, muntah, hingga kejang,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....