Ratusan Calon Haji Pamekasan Tercatat Masuk Kategori Risiko Tinggi

  • 07 Mei 2026 09:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak 782 calon haji Pamekasan masuk kategori risiko tinggi.
  • Mayoritas jemaah risiko tinggi merupakan lanjut usia.
  • Penyakit penyerta didominasi hipertensi dan diabetes melitus.

RRI.CO.ID, Pamekasan - Sebanyak 782 calon haji Pamekasan, Madura, Jawa Timur, masuk kategori risiko tinggi pada musim haji tahun ini. Data ini menjadi perhatian utama bagi panitia penyelenggara ibadah haji setempat.

Informasi tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan di seluruh puskesmas di Kabupaten Pamekasan. Pemeriksaan dilakukan sebelum keberangkatan jemaah ke Tanah Suci.

Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan Saifudin menyatakan data tersebut sudah dilaporkan kepada panitia. “Kami telah menyampaikan data calon haji berisiko tinggi kepada panitia,” ujarnya, Selasa (06/05/2026).

Ia menjelaskan mayoritas calon haji risiko tinggi merupakan lanjut usia dengan penyakit penyerta. Penyakit yang dominan meliputi hipertensi dan diabetes melitus.

Menurut Saifudin, perhatian khusus diperlukan terutama pada layanan kesehatan dan pemantauan medis. Pendampingan akan dilakukan secara intensif selama proses ibadah haji berlangsung.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan Abdul Halim mengaku telah menerima laporan tersebut. “Mereka akan mendapat perhatian khusus dari panitia dan tenaga medis,” katanya.

Total calon haji Pamekasan tahun ini sebanyak 1.384 orang yang terbagi dalam empat kloter. Kloter tersebut meliputi 73, 74, 75, dan 76 dengan jumlah berbeda.

Kemudian, Kloter 73 berjumlah 309 orang, dan Kloter 74 sebanyak 325 orang. Selain itu, Kloter 75 sebanyak 376 orang dan Kloter 76 sebanyak 374 orang.

Abdul Halim menambahkan seluruh jemaah dijadwalkan berangkat pada 10 Mei 2026. “Pelepasan simbolis telah dilakukan di Masjid Agung As-Syuhada Pamekasan,” ujarnya. (MCH)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....