Sebanyak 66 Jemaah Haji Indonesia di RS Madinah
- 06 Mei 2026 13:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Haji dan Umrah RI, melaporkan sebanyak 66 jemaah masih dalam perawatan rumah sakit di Madinah
- Dari 141 jemaah yang dirujuk ke rumah sakit di Madinah, saat ini 66 jemaah masih dalam perawatan.
RRI.CO.ID, Jakarta: Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj), melaporkan sebanyak 66 jemaah masih dalam perawatan rumah sakit di Madinah, Arab Saudi. Sementara jemaah lainnya telah diizinkan kembali melanjutkan perjalanan ibadah.
“Dari 141 jemaah yang dirujuk ke rumah sakit di Madinah, saat ini 66 jemaah masih dalam perawatan. Sementara yang lain sudah diperbolehkan pulang ke Makkah,” kata Kasubdit Pengawasan Haji Khusus Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Dani Pramudya, saat berbincang bersama Pro3 RRI, Rabu 6 Mei 2026.
Menurutnya, masa tinggal jemaah di Madinah berlangsung sekitar delapan hari sejak kedatangan pertama. Dalam periode tersebut, sejumlah jemaah mengalami kelelahan setelah menjalani perjalanan.
"Saat pergeseran jemaah dari Madinah ke Makkah, terdapat tambahan delapan jemaah yang harus dirujuk akibat kondisi kesehatan menurun. Kasus yang ditangani meliputi tekanan darah tinggi, gangguan pernapasan, hingga stroke ringan," katanya.
Seluruh jemaah yang dirujuk telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur. Serta sebagian sudah diperbolehkan kembali ke hotel setelah kondisi membaik.
Terkait pencegahan, tahun ini pemerintah menerapkan kebijakan istitoah kesehatan, yaitu pemantauan ketat terhadap kondisi jemaah sebelum keberangkatan. Jemaah yang tidak memenuhi syarat kesehatan akan ditunda keberangkatannya ke Tanah Suci.
“Kami memantau kondisi jemaah sejak sebelum keberangkatan. Jika saat di embarkasi ditemukan kondisi yang tidak memungkinkan, maka keberangkatan ditunda,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....