Jemaah Haji Kini Gunakan ID Digital tanpa Paspor Fisik
- 06 Mei 2026 07:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- ID digital gantikan paspor fisik jemaah haji
- Pendaftaran melalui platform Absher
- Enam kategori izin masuk Makkah ditetapkan
RRI.CO.ID, Riyadh - Arab Saudi memperkenalkan identitas digital bagi jemaah haji untuk kemudahan mobilitas. Kebijakan ini berlaku selama musim haji 1447 H atau 2026 M.
Direktorat Jenderal Paspor Saudi menyatakan identitas digital menjadi dokumen resmi jemaah. Dokumen ini menggantikan fungsi paspor fisik untuk perjalanan domestik.
“Jemaah tidak perlu lagi membawa paspor saat bepergian di dalam negeri,” tulis pernyataan resmi mereka, Rabu, 6 Mei 2026. Identitas digital dinilai lebih praktis dan aman digunakan.
Jemaah dapat mendaftar melalui platform Absher milik Kementerian Dalam Negeri Saudi. Proses ini memungkinkan akses identitas digital secara cepat dan mudah.
Direktorat menegaskan identitas tersebut diakui secara resmi oleh otoritas setempat. Hal ini mempermudah pergerakan jemaah di seluruh wilayah kerajaan.
Selain itu, pemerintah Saudi menetapkan enam kategori yang bisa mengakses izin masuk Makkah. Pendaftaran dilakukan melalui layanan Absher Individuals.
Kategori tersebut mencakup warga asing tinggal, investor, dan warga negara Teluk. Termasuk ibu non-Saudi, keluarga non-Saudi, serta pekerja rumah tangga.
Untuk mendukung haji, kapasitas Kereta Cepat Haramain ditingkatkan menjadi 2,2 juta kursi. Langkah ini mengantisipasi lonjakan pergerakan jemaah antar kota suci.
Jalur kereta menghubungkan Makkah, Jeddah, bandara, kota ekonomi, hingga Madinah. Lebih dari lima ribu perjalanan dijadwalkan selama musim haji.
Sebanyak 35 kereta listrik modern disiapkan untuk melayani jemaah. Setiap rangkaian mampu mengangkut hingga 417 penumpang dalam sekali perjalanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....