Layanan Klinik Satelit Dekatkan Akses Kesehatan Jemaah di Makkah

  • 06 Mei 2026 12:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Klinik satelit percepat layanan kesehatan jemaah
  • Keluhan dominan batuk dan hipertensi
  • Empat klinik tersedia di Hotel Alhidayah Tower

RRI.CO.ID, Makkah - Klinik satelit di pemondokan Makkah mulai merawat jemaah Indonesia dengan keluhan Kesehatan dominan batuk dan hipertensi. Layanan ini mempercepat penanganan kesehatan langsung di tempat tinggal jemaah.

Pelayanan kesehatan jemaah haji Indonesia di pemondokan kini semakin intensif. Klinik satelit hadir untuk mendekatkan akses medis bagi seluruh jemaah.

Klinik satelit merupakan perpanjangan fasilitas kesehatan utama yang ditempatkan di hotel jemaah. Fasilitas ini memungkinkan jemaah mendapat layanan cepat tanpa harus keluar pemondokan.

Salah satu lokasi layanan berada di Hotel Alhidayah Tower Company kawasan Aziziyah. Di hotel tersebut tersedia empat klinik satelit yang tersebar di beberapa titik.

Salah satu tenaga kesehatan di klinik satelit, Dokter Mario Abdullah, menyebut hotel itu memiliki sepuluh tower dengan layanan terdesentralisasi. “Kami membuka empat klinik satelit untuk menjangkau seluruh jemaah,” ujarnya, Rabu, 6 Mei 2026.

Ia menjelaskan, klinik ditempatkan di tower satu, tiga, empat, dan delapan. Pembagian lokasi ini bertujuan mempermudah akses layanan kesehatan bagi jemaah.

Selain itu, tim kesehatan juga melakukan kunjungan langsung ke kamar jemaah yang mengalami keluhan. Mayoritas keluhan yang ditemukan berupa gangguan pernapasan ringan dan tekanan darah tinggi.

Menurut Mario, tekanan darah tinggi dipicu aktivitas jemaah yang cukup padat. “Aktivitas berat membuat tekanan darah menjadi tidak stabil,” katanya.

Klinik satelit telah dilengkapi obat-obatan sesuai kebutuhan jemaah. Jika diperlukan penanganan lanjutan, pasien akan dirujuk ke fasilitas kesehatan lebih lengkap.

Menurutnya, tim kesehatan akan berkoordinasi dengan Klinik Kesehatan Haji Indonesia atau rumah sakit rujukan. “Kasus berat akan segera kami rujuk untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....