PPIH Medan Terpaksa Pulangkan Dua Calon Haji karena Gangguan Mental
- 06 Mei 2026 08:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Dua calon haji dipulangkan karena gangguan mental
- Keputusan berdasarkan pemeriksaan kesehatan akhir
- Keselamatan penerbangan jadi pertimbangan utama
RRI.CO.ID, Medan - PPIH Embarkasi Medan terpaksa memulangkan dua calon haji karena gangguan mental dan dimensia, Selasa, 5 Mei 2026. Keputusan diambil demi keselamatan dan kenyamanan jamaah lain selama perjalanan ibadah haji.
Ketua PPIH Medan Zulkifli Sitorus mengatakan, keduanya berasal dari Tapanuli Selatan dan Tanjung Balai. “Kedua calon haji itu mengalami gangguan saat pemeriksaan akhir kesehatan,” ujarnya, Rabu 6 Mei 2026.
Ia menjelaskan kondisi tersebut terdeteksi saat pemeriksaan akhir oleh tim kesehatan embarkasi. Pemeriksaan menjadi tahap penting sebelum jemaah dinyatakan layak berangkat.
Selain pemeriksaan kesehatan, jamaah juga menjalani pembagian paspor, gelang, dan kartu Nusuk. Setiap tahapan menentukan kesiapan fisik dan administratif calon haji.
Zulkifli menyebut petugas memutuskan kelayakan terbang berdasarkan hasil tahapan tersebut. “Ada satu mengalami dimensia dan satu lagi gangguan mental,” katanya.
Ia menambahkan salah satu calon haji berpotensi mengamuk dan mengganggu jamaah lain. “Jika di pesawat, biasanya pilot meminta tidak dibawa terbang,” ucapnya.
Perjalanan dari Bandara Kualanamu ke Madinah memakan waktu lebih dari delapan jam. Kondisi kesehatan mental menjadi pertimbangan utama keselamatan penerbangan.
Data PPIH mencatat sebanyak 5990 calon haji diberangkatkan sejak dua puluh dua April. Hingga kini, sebanyak 3947 jamaah sudah tiba di Tanah Suci.
Sebanyak 2043 calon haji masih berada di tanah air menunggu keberangkatan. “Jika kesehatan membaik, tahun depan mereka bisa diberangkatkan,” ujar Zulkifli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....