Ribuan Jemaah Haji Indonesia Tiba di Makkah
- 02 Mei 2026 15:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Total jemaah haji Indonesia yang berada di Makkah, sebanyak 19 kloter dengan 7.387 jemaah dan 76 petugas.
- 2. Jemaah haji akan melaksanakan ibadah wajib umrah dan persiapan puncak haji di Makkah
- 3. Pergerakan jemaah haji Indonesia ke Makkah dengan pantauan petugas agar tertib
- 4. Jemaah haji diimbau jaga kondisi tubuh ditengah cuaca ekstrem
RRI.CO.ID, Jakarta - Jemaah haji yang berada di Madinah terus bergerak menuju ke Makkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah haji. Total jemaah yang telah tiba di Makkah sebanyak 19 kloter dengan 7.387 jemaah dan 76 petugas.
"Jemaah akan melanjutkan umrah wajib. Persiapan menuju puncak Arafah, Muzdalifah dan Mina," kata Kepala Biro Humas Kemenhaj RI, Moh Hasan Afandi dalam konferensi pers penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M yang disiarkan di YouTube Kemenhaj, Sabtu 2 Mei 2026.
Hasan mengatakan pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah dilakukan secara bertahap dengan pengawalan petugas. Ia menerangkan pengawalan petugas di seluruh titik layanan guna memastikan keselamatan dan kenyamanan.
Adapun total jemaah haji yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci hingga Jumat, 1 Mei 2026 mencapai sebanyak 175 kloter dengan 68.082 jemaah haji dan 697 petugas kloter. Jemaah haji yang telah tiba di Madinah, tercatat sebanyak 165 kloter dengan 64. 129 jemaah dan 657 petugas.
"Seluruh proses terus kami kawal agar berjalan aman, tertib dana nyaman bagi jemaah. Secara proses keberangakatan, kedatangan serta pergerakan dari Madinah ke Makkah berjalan lancar tertib," kata Hasan.
| Baca juga: Dua Jemaah Haji Indonesia Wafat di Madinah |
Hasan menyampaikan imbauan kepada jemaah untuk menjaga kondisi fisik di tengah cuaca panas, tidak membawa barang berlebihan. Selanjutnya mengatur waktu ke Masjidil Haram, memperbanyak konsumsi air putih, serta segera melapor kepada petugas kesehatan jika mengalami gangguan kesehatan.
“Fokus kami adalah memastikan jemaah terlindungi, ibadah berjalan sesuai ketentuan. Seluruh layanan haji berlangsung aman, nyaman, profesional, serta ramah bagi lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan,” kata Hasan menegaskan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....