KJRI Tegaskan Saudi Serius Tindak Haji Ilegal

  • 01 Mei 2026 22:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Arab Saudi gencar razia dan tindak pelaku haji ilegal
  • Tiga WNI ditangkap, dua diduga terkait petugas haji
  • KJRI pastikan koordinasi hukum dan ancaman sanksi tegas

RRI.CO.ID, Jakarta - Konsulat Jenderal RI di Jeddah menegaskan Arab Saudi serius memberantas haji ilegal melalui razia intensif. Penegakan hukum dilakukan ketat di Makkah untuk mencegah pelanggaran aturan haji.

Konjen RI di Jeddah Yusron Ambary mengatakan aparat keamanan rutin menggelar operasi. “Razia dilakukan kepada pihak yang terindikasi melanggar aturan haji ilegal,” ujarnya, Kamis 1 Mei 2026.

Pernyataan ini menanggapi penangkapan tiga WNI oleh aparat Saudi di Makkah. Dua orang diduga terlibat sebagai tenaga pendukung petugas haji Indonesia.

Aparat Saudi juga memperketat pemeriksaan terhadap orang yang masuk tanpa izin resmi. Mereka yang tidak memiliki tasreh langsung ditindak dan dikeluarkan dari kota suci.

Di lapangan terlihat bus mengangkut pelanggar keluar dari Makkah secara bertahap. “Ini menunjukkan keseriusan aparat memerangi praktik haji ilegal,” kata Yusron.

Dalam penggerebekan Selasa (28/04/2026), aparat menemukan bukti awal pelanggaran. Barang bukti mengarah pada upaya penyelenggaraan haji tanpa izin resmi.

Dua terduga menggunakan atribut petugas haji Indonesia saat diamankan aparat. Saat ini identitas dan status keduanya masih dalam proses verifikasi.

“KJRI akan berkoordinasi dengan aparat Saudi mengawal proses hukum,” ujar Yusron. Ia memastikan perlindungan dan pendampingan tetap diberikan kepada WNI.

Yusron menegaskan sanksi tegas akan dijatuhkan jika terbukti bersalah. “Jika petugas haji, akan dipecat dan masuk daftar hitam,” ucapnya.

KJRI mengimbau WNI mematuhi aturan haji yang berlaku di Arab Saudi. “Jangan sampai niat haji mabrur justru berujung masalah hukum,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....