Pemerintah Mulai Bebaskan Lahan Kampung Haji di Saudi

  • 01 Mei 2026 19:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Proyek dibiayai investasi tanpa membebani APBN
  • Pemerintah mulai pembebasan lahan Kampung Haji di Arab Saudi
  • Lokasi strategis dekat Masjidil Haram dengan akses khusus jamaah

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah mulai membebaskan lahan Kampung Haji di Arab Saudi untuk tingkatkan layanan jamaah. Proyek ini berlokasi di Jabal Hindawiyah dekat Masjidil Haram, Kamis, 1 Mei 2026.

Penasihat Presiden Muhadjir Effendy menyebut lokasi proyek sangat strategis bagi jemaah Indonesia. Ia menegaskan akses khusus akan dibangun untuk kenyamanan mobilitas jemaah.

“Lokasinya sangat dekat, akan ada terowongan agar jemaah tidak terganggu,” kata Muhadjir. Ia menambahkan akses itu mempermudah perjalanan menuju Masjidil Haram.

Muhadjir menjelaskan jarak kawasan tersebut sekitar 2 hingga 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Lokasi ini dinilai ideal untuk mendukung kegiatan ibadah jemaah haji.

Pada tahap awal, pemerintah menyiapkan tiga tower hunian untuk jemaah. Fasilitas itu mampu menampung sekitar seribu enam ratus orang.

“Tower ditargetkan bisa digunakan musim haji tahun depan,” ujar Muhadjir. Ia menyebut pengelolaan akan diambil alih oleh Danantara.

Muhadjir mengatakan proyek ini merupakan visi jangka panjang pemerintah Indonesia. Gagasan Kampung Haji telah dirintis sejak era Presiden Joko Widodo.

“Sudah empat puluh tahun kita bermimpi punya Kampung Haji,” katanya. Ia memastikan proyek kini dilanjutkan Presiden Prabowo Subianto.

Ke depan, kawasan ini direncanakan memiliki ratusan tower hunian untuk jemaah. Pembangunan tersebut ditujukan menampung sebagian besar jemaah Indonesia.

Dari kebutuhan lahan sekitar delapan puluh empat hektare, lima puluh empat hektare sedang dibebaskan. Pemerintah memastikan proses berjalan bertahap sesuai rencana.

Muhadjir menegaskan pembiayaan proyek tidak bergantung pada APBN. “Pendanaan melalui investasi dan tidak membebani jemaah,” ujarnya.

Pemerintah juga menyiapkan tambahan dana sekitar Rp1,7 triliun. Dana ini digunakan untuk kebutuhan operasional proyek Kampung Haji.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....