Berdekatan Masjidil Haram, Kampung Haji Akan Dibangun di Terowongan
- 04 Feb 2026 12:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa perkampungan haji Indonesia berada di lokasi yang strategis. Sebab kampung haji yang akan di dirikan di lahan seluas 60 hektare (ha) tersebut berada di wilayah Mekah dan Madinah.
Lokasi yang strategis ini terlebih khusus diungkapkan Menag, karena memiliki jarak 1-3 Kilometer (Km) dari Ka'bah. Bahkan tidak hanya itu, pemerintah Indonesia dikatakan Nasaruddin, akan membangun terowongan yang menghubungkan kampung haji dengan Masjidil Haram.
"Nanti antara satu sampai tiga kilometer dari Ka'bah. Nanti akan ada terowongan, yang menghubungkan Masjidil Haram dengan perkampungan Indonesia itu," kata Nasaruddin dalam konferensi persnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.
Lebih lanjut dijelaskan Menag, pembangunan Kampung Haji Indonesia merupakan hasil kesepakatan kerja sama Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi. Hal ini menjadi yang pertama dari negara-negara, yang diperolehkan untuk memiliki properti di wilayah pusat peribadatan muslim dunia.
"Pemerintah Saudi Arabia juga sudah memberikan suatu keputusan resmi, asing sudah bisa membeli properti, tanah, hotel, dan sebagainya di Mekah dan Madinah. Dulu kan enggak, kalau di Riyadh boleh, Jeddah boleh, tapi Mekah dan Madinah itu memang selama ini tertutup," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa jika sebelumnya, Kerajaan Arab Saudi hanya memperbolehkan kepemilikan properti negara asing di wilayah tertentu. Namun pembangunan Kampung Haji berdekatan dengan Ka'bah diungkapkannya, berkat kedekatan Presiden Prabowo Subianto dengan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi.
"Karena Bapak Presiden mempunyai hubungan yang dekat dengan Raja sehingga diberikan kesempatan dan kita sudah mendapatkan lahan yang cukup luas ya. Ini keakraban Presiden kita dengan MBS (Mohammed bin Salman)," kata Menag.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....