Ini Alasan Satu Jemaah Calon Haji Kloter Lombok Ditolak Masuk Arab Saudi
- 30 Apr 2026 23:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Arab Saudi menolak satu calon jemaah haji asal Kloter Lombok berinsial M karena kasus hukum
- 2. Imigrasi Aeab Saudi memasukan 'M' ke dalam daftar hitam
- 3. Pemerintah meminta agar calon jemaah haji tidak nekat ke Arab Saudi jika pernah tersandung kasus hukum
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah RI melaporkan, terdapat satu jemaah calon haji asal kloter LOP-05 (Lombok) berinisial M, ditolak masuk ke Arab Saudi. Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Suci Annisa mengatakan 'M' ditolak karena pernah memiliki persoalan hukum di Arab Saudi.
"Satu jemaah asal kloter LOP 05 berinisil M yang ditolak masuk ke Arab Saudi. Penolakan dilakukan karena yang bersangkutan pernah memiliki permasahan hukum di Arab Saudi," kata Suci Annisa dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, 30 April 2026.
Pemerintah Arab Saudi juga memasukan 'M' dalam daftar hitam imigrasi setempat. Pemerintah Arab Saudi telah memulangkan kembali 'M' ke Indonesia sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Masuk kedalam daftar hitam Imigrasi Arab Saudi. Jadi yang bersangkutan telah dipulangkan kembali ke Indonesia sesuai dengan ketentuan berlaku," ujarnya.
Atas kasus yang menimpa 'M', Suci mengimbau jemaah calon haji tidak nekat berangkat berhaji jika pernah memiliki permasalahan hukum atau dideportasi dari Arab Saudi. Ia meminta agar jemaah calon haji berkonsultasi dengan Kementerian Haji dan Umrah di daerah.
"Kami imbau calon jemah haji apabila pernah mengalami permasalahan hukum atau dideprotasi dari Arab Saudi agar mempertimbangkan keberangkatan. Sekaligus berkonsultasi terlebih dahulu dengan Kementerian Haji dan Umrah di daerah masing-masing," kata Suci, menekankan.
Adapun data keberangkatan jemaah calon haji ke Arab Saudi hingga 29 April 2026, mencapai 138 kloter dengan total 54.604 jemaah. Sementara itu sebanyak 132 kloter dengan 52.343 jemaah, telah tiba di Madinah.
Suci memastikan, jemaah calon haji yang telah tiba di Tanah Suci, langsung diarahkan ke hotel untuk beristirahat. Para jemaah diminta untuk memperbanyak istirahat dan fokus ibadah wajib sehingga kondisi tubuh tetap fit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....