Pemerintah Ingatkan Kelompok Bimbingan Haji Tak Menawarkan Paket Wisata

  • 29 Apr 2026 19:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Kementerian Haji dan Umrah memfasilitasi jemaah haji Indonesia untuk berziarah
  • 2. Lokasi ziarah yaitu Masjid Quba, Masjid Qiblatain, dan Jabal Uhud.
  • 3. Pemerintah melarang kelompok bimbingan haji untuk menawarkan paket wisata kepada jemaah haji.
  • 4. Izin operasional kelompok bimbingan haji jika terbukti melanggar

RRI.CO.ID, Jakarta-Kementerian Haji dan Umrah memfasilitasi jemaah haji Indonesia untuk berziarah ke sejumlah tempat ibadah di Madinah, Arab Saudi. Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh Hasan Afandi mengatakan lokasi ziarah yakni Masjid Quba, Masjid Qiblatain, dan Jabal Uhud.

Hasan mengingatkan kelompok bimbingan haji untuk tidak menawarkan paket wisata kepada jemaah haji. Selain itu, dilarang untuk meminta biaya tambahan dengan dalih apapun.

“Tidak menawarkan paket wisata yang tidak ada hubungannya dengan jemaah haji. Tidak melakukan pungutan tambahan dengan alasan apapun,” kata Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah, Moh. Hasan Afandi dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu, 29 April 2026.

Pemerintah juga mengingatkan agar mengutamakan keselamatan dan kepentingan jemaah haji. Selanjutnya berkoordinasi secara aktif dengan petugas haji agar imbauan-imbauan dari pemerintah dipatuhi.

Kemenhaj akan mencabut izin operasional kelompok bimbingan haji jika terbukti melanggar ketentuan. Hasan kembali menegaskan keselamatan dan kenyaman jemaah adalah prioritas yang harus dipenuhi.

“Jika ditemukan pelanggaran, maka kami tidak ragu mencabut izin operasional Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) yang bersangkutan. Keselamatan, ketertiban, kenyamanan jemaah adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar,” katanya menegaskan.

Sementara itu, hingga 28 April 2026, jumlah jemaah haji yang telah berangkat ke Tanah Suci, sebanyak 122 kloter dengan 47.834 jemaah. Adapun jumlah jemaah yang telah tiba di Madinah , 113 kloter dengan 44.315 jemaah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....