Pemerintah Imbau Jemaah Haji di Madinah Jaga Stamina
- 24 Apr 2026 15:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah mengimbau jemaah calon haji Indonesia yang telah tiba di Madinah, Arab Saudi, untuk menjaga stamina.
- Saat ini di cuaca di Arab Saudi diperkirakan mencapai 34 derajat Celcius dengan kelembapan sekitar 25 persen.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah mengimbau jemaah calon haji Indonesia yang telah tiba di Madinah, Arab Saudi, untuk menjaga stamina. Di antaranya, dengan memperbanyak konsumsi air, serta mewaspadai cuaca panas.
Pasalnya, saat ini di cuaca di Arab Saudi diperkirakan mencapai 34 derajat Celcius dengan kelembapan sekitar 25 persen. Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mengatakan kondisi cuaca di Madinah cukup menantang sehingga jemaah diharapkan disiplin mengikuti arahan petugas.
“Kami mengimbau jemaah menjaga stamina, memperbanyak minum, dan mengikuti arahan petugas. Cuaca cukup panas, sehingga penting menjaga kondisi tubuh,” ujar Ichsan di Jakarta, Jumat 24 April 2026.
| Baca juga: Ribuan Jemaah Haji Indonesia Tiba Madinah |
Diketahui, memasuki hari keempat operasional penyelenggaraan ibadah haji, sebanyak 15.349 jemaah dari 40 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, 9.884 jemaah yang tergabung dalam 25 kloter telah tiba di Madinah.
Pemerintah terus memantau kondisi kesehatan jamaah. Hingga saat ini, tercatat 93 orang menjalani rawat jalan, dua orang dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan satu orang dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).
“Kami menaruh perhatian serius pada aspek kesehatan. Setiap laporan menjadi dasar penguatan layanan agar jamaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” kata Ichsan.
Kemenhaj juga menyampaikan duka cita atas wafatnya satu peserta haji asal Kloter SOC-3, Rodiyah (68), akibat serangan jantung. Pemerintah memastikan seluruh hak jamaah terpenuhi, termasuk pelaksanaan badal haji.
Untuk menjaga kebugaran jemaah sejak keberangkatan, pemerintah menegaskan kepada Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) embarkasi agar meminimalisasi kegiatan seremonial saat pelepasan. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kelelahan jamaah sebelum menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Pemerintah juga menegaskan komitmennya menghadirkan layanan Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan. Ini sebagai bentuk keberpihakan negara dalam pelayanan ibadah haji, sehingga seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....