Suhu Capai 42 Derajat, Pahami Risiko Kesehatan Ibadah Haji saat Cuaca Ekstrem
- 19 Apr 2026 16:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Suhu ekstrem hingga 42 derajat Celsius saat haji 2026 meningkatkan risiko kesehatan serius seperti dehidrasi dan heat stroke bagi jemaah.
- Jemaah haji termasuk kelompok rentan karena aktivitas padat, paparan matahari, serta faktor usia yang memengaruhi daya tahan tubuh.
- Pemahaman risiko kesehatan dan langkah antisipasi menjadi kunci utama menjaga kondisi tubuh selama ibadah di cuaca ekstrem.
RRI.CO.ID, Jakarta - Suhu ekstrem hingga 42 derajat Celsius saat musim haji 2026 meningkatkan risiko kesehatan jemaah. Kondisi panas berlebih dapat memicu gangguan serius jika tidak diantisipasi dengan baik.
Paparan panas dalam waktu lama berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan seperti dehidrasi dan heat stroke. Kondisi ini terjadi saat tubuh tidak mampu mengatur suhu akibat paparan panas berlebih.
Mengutip buku Travel Medicine karya Jay Keystone, jemaah haji termasuk kelompok rentan. Faktor usia, aktivitas padat, dan paparan matahari menjadi pemicu utama gangguan kesehatan.
Berikut beberapa risiko kesehatan yang perlu diwaspadai jemaah selama cuaca ekstrem:
Dehidrasi dan heat stroke
Kehilangan cairan tubuh secara cepat dapat menyebabkan kelelahan hingga gangguan organ serius. Jika tidak ditangani, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi heat stroke yang membahayakan jiwa.
Baca juga: Inilah Lima Kelompok Rentan Saat Suhu PanasGangguan pernapasan akibat udara kering
Udara panas dan kering membawa debu serta polutan yang mengiritasi saluran pernapasan. Kondisi ini meningkatkan risiko infeksi seperti ISPA terutama pada jemaah lansia.
Kelelahan fisik dan penurunan daya tahan tubuh
Aktivitas ibadah yang padat di tengah suhu tinggi dapat mempercepat kelelahan tubuh. Kondisi ini membuat jemaah lebih rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan.
Memahami risiko kesehatan menjadi langkah awal penting dalam menjaga kondisi tubuh selama ibadah. Kewaspadaan dan kesiapan menjadi kunci menghadapi cuaca ekstrem di Tanah Suci.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....