Kemenhaj Pastikan Persiapan Haji Optimal, Biaya Lebih Efisien

  • 16 Apr 2026 11:18 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah memastikan efisiensi biaya haji dengan penurunan sekitar Rp5 juta pada 2025 dan Rp2 juta pada 2026, sehingga total penghematan mencapai sekitar Rp7 juta tanpa membebani jemaah.
  • Persiapan pelaksanaan ibadah haji telah mencapai hampir 100 persen, mencakup akomodasi, konsumsi, dan transportasi jemaah di Makkah dan Madinah.
  • Disiapkan ratusan hotel, puluhan dapur konsumsi, transportasi antar kota dan bus salawat, serta layanan kesehatan berupa puluhan klinik di Makkah dan Madinah untuk mendukung jemaah.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan pelaksanaan ibadah haji tahun ini telah disiapkan secara optimal. Termasuk peningkatan efisiensi biaya dan kesiapan layanan bagi jemaah.

Juru Bicara Kemenhaj, Suci Annisa Mawardi mengatakan jadwal keberangkatan jemaah haji telah ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah, kata dia, juga terus berupaya meningkatkan efisiensi, salah satunya melalui penurunan biaya haji.

"Untuk tahun 2025 biaya haji sudah turun sekitar 5 juta rupiah, dan pada tahun 2026 turun kembali sekitar 2 juta rupiah. Jadi total efisiensi penurunan biaya haji kurang lebih 7 juta rupiah," katanya dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Kamis, 16 April 2026.

Ia menjelaskan, penurunan biaya tersebut tidak dibebankan kepada jemaah. Melainkan ditangani melalui upaya pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Ia menambahkan, persiapan pelaksanaan ibadah haji hampir mencapai 100 persen. Terutama pada sektor layanan akomodasi, konsumsi, dan transportasi.

"Untuk akomodasi di Mekah sudah disiapkan sekitar 177 hotel. Sedangkan di Madinah terdapat sekitar 100 hotel di wilayah Markazia," katanya.

Selain itu, layanan konsumsi juga telah disiapkan melalui 51 dapur di Mekah dan 23 dapur di Madinah. Sementara itu, transportasi jemaah mencakup bus antar kota di Jeddah, Makkah, dan Madinah, bus salawat yang beroperasi 24 jam.

Adapun ketersediaan bus di sekitar Masjidil Haram, serta bus musyair untuk rute Arafah, Musdalifah, dan Mina. Ia memastikan seluruh persiapan tersebut dilakukan untuk memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji pada musim haji tahun ini.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, persiapan layanan haji 2026 sudah hampir 100 persen. "Sudah hampir selesai 100 persen, tahapan saat ini adalah pengecekan akhir seluruh layanan menjelang operasional haji," ujarnya.

Untuk penginapan, Kemenhaj telah menyediakan 227 hotel yang berada di Makkah (177 hotel) dan Madinah (100 hotel). Untuk di wilayah Makkah, tempat menginap terletak di Jarwal, Misfalah, Raudhah, Syisyah, dan Aziziah.

Sedangkan di Madinah, seluruh hotel berada di wilayah Markaziah. Untuk memastikan kesehatan para jemaah haji, Kemenhaj juga telah menyiapkan 40 klinik di Makkah dan lima klinik di Madinah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....