Perum Bulog: Jemaah Haji Akan Menikmati Beras Indonesia

  • 14 Feb 2026 04:56 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Perum Bulog akan mengekspor beras kualitas premium ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi beras jemaah haji Indonesia 2026. Dirut Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan jemaah haji sering kali merindukan beras pulen asal Indonesia, karena kurang cocok dengan tekstur beras yang biasanya ada di Arab Saudi.

“Beras di Arab Saudi biasanya long grain yang berbentuk lonjong, panjang, dan lebih kering, serta terpisah antara bulir berasnya. Beras seperti ini biasanya cocok untuk nasi Kebuli, Briyani, atau Mandi,” katanya dalam perbincangan dengan RRI Pro 3, Jumat (13/2/2026).

Sementara, katanya, jemaah haji Indonesia lebih terbiasa mengkonsumsi beras putih biasa, terutama beras pulen. “Beras seperti ini lebih cocok jika dipadukan dengan lauk pauk khas Indonesia yang dikonsumsi para jemaah,” katanya.

Perbedaan karakter ini, sebut Rizal, membuat jemaah haji Indonesia kurang terbiasa dengan tekstur beras di Arab Saudi. Sehingga, ujar dia, jemaah Indonesia sering kali merindukan beras yang lebih pulen.

Menurut Rizal, keputusan ini diambil selain untuk memfasilitasi selera jemaah Indonesia yang menyukai beras lokal (pulen), juga meningkatkan harga diri bangsa. Apalagi, ujarnya, Indonesia sudah swasembada beras, sehingga stok beras cukup banyak dan bisa memenuhi kebutuham jemaah haji pada tahun ini.

“Kebijakan ini dipastikan tidak mengganggu cadangan beras nasional, karena stok Bulog diproyeksikan mencapai lebih dari 4 juta ton pada tahun ini. Oleh karena itu, kita siap mengirimkan beras kualitas terbaik untuk keperluan para jemaan haji kita,” ujarnya.

Sebelumnya dilaporkan Perum Bulog akan mengekspor 2.280 hingga 3.000 ton beras premium kualitas tinggi ke Arab Saudi untuk kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia tahun 2026, guna memastikan kualitas nasi yang sesuai selera. Pengiriman perdana dijadwalkan pada pekan ketiga Februari 2026.

Beras yang dikirim adalah jenis premium dengan tingkat pecahan di bawah 5% dan kadar air maksimal 14%. Bulog juga menjajaki pembangunan gudang logistik di kawasan Kampung Haji, Arab Saudi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....