Pemerintah Dorong Pangan Lokal untuk Konsumsi Jamaah Haji

  • 10 Feb 2026 20:29 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Upaya pemenuhan kebutuhan konsumsi jamaah haji terus diarahkan menggunakan produk pangan asal Indonesia agar manfaat penyelenggaraan haji dirasakan masyarakat. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan seluruh makanan jamaah diupayakan berasal dari dalam negeri sendiri.

“Tidak mengambil dari negara lain, tapi tetap mengambil dari Indonesia. Supaya masyarakat kita juga bisa merasakan manfaat dari haji ini,” ujarnya usai mengikuti Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI, di Jakarta Pusat, Selasa, 10 Februari 2026.

Ia menyebut, sebelumnya, pengiriman bumbu makanan jamaah telah dilakukan dengan jumlah ratusan ton pada tahun lalu sebagai bagian persiapan konsumsi. Pada tahun yang akan berjalan, jumlah bumbu meningkat dan diikuti upaya pengiriman beras serta komoditas protein hewani dari Indonesia.

“Tahun ini dan tahun kemarin bumbu sudah, kemarin 400 ton, hari ini 600 ton bumbu. Kita upayakan beras juga dari Indonesia, dan ya nanti kita upayakan ikan, ikan patin, dan lain lain,” katanya.

Irfan mengatakan, kebutuhan beras jamaah haji diperkirakan mencapai sekitar dua ribu ton selama empat puluh hari pelaksanaan ibadah. Ia menambahkan, perhitungan tersebut disesuaikan dengan jumlah jamaah haji Indonesia yang mencapai lebih dari dua ratus ribu orang.

Ia menjelaskan mekanisme pembayaran beras dan ekspor pangan dari Indonesia dilakukan oleh vendor penyedia makanan di Arab Saudi yang melayani jamaah haji. Irfan menegaskan produk dikirim dari Indonesia, sementara pembelian dilakukan oleh pihak penyedia konsumsi di sana.

“Itu nanti akan dibayar oleh penyedia sana, vendor sana, beras kita kirim ke sana mereka yang beli. Nanti kalau kita bisa ekspor ikan, ikan kita kirim ke sana mereka yang beli,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....