Terobosan Kemenhaj, Keluarkan Platform Belanja Oleh-oleh Haji Online
- 27 Jan 2026 14:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah mengeluarkan terobosan yaitu platform digital khusus belanja oleh-oleh haji. Platform digital itu akan terintegrasi dengan produk-produk unggulan dalam negeri.
Dirjen Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kemenhaj, Jaenal Effendi mengatakan, banyak oleh-oleh khas haji yang dijual diproduksi di Indonesia. Produk-produk yang biasa menarik perhatian untuk oleh-oleh haji diantaranya sajadah, tasbih, dan baju gamis.
Kemenhaj, menurut Jaenal, ingin memotong mata rantai pasok tersebut. Tujuannya, agar jemaah bisa membeli produk langsung dari produsen lokal tanpa membeli di Tanah Suci.
"Kami sedang mengembangkan platform oleh-oleh haji, jadi jamaah belum sampai ke rumah, oleh-oleh ini sudah sampai duluan. Kami tidak perlu investasi atau keluar uang banyak ke luar negeri, tapi produknya dibeli di Indonesia," kata Jaenal di Asrama Haji Pondok Gede, Selasa, 27 Januari 2026.
Beberapa produk potensial yang dipetakan, seperti kurma dari Lombok Utara, NTB nutrisinya sangat berkualitas. Selain itu, juga menempati posisi ketujuh terbaik di dunia.
Adapun, tasbih yang banyak beredar di Pasar Makkah mayoritas berasal dari perajin di Jepara. Begitu pula dengan produk coklat dari Garut.
"Tasbih-tasbih yang ada di Saudi ternata datang dari Jepara, coklat dari Garut juga potensial. Ini tugas kami untuk mengidentifikasi dan memetakan produk apa saja yang bisa dijadikan oleh-oleh," ucap Jaenal.
Kemenhaj akan menyelenggarakan "Expo UMKM Oleh-oleh Haji" untuk Indonesia Timur, Tengah, dan Barat. Penyelenggaraan Expo ditujukan untuk mengurasi produk-produk layak jual ke jemaah.
Skema tersebut, menurut Jaenal, membuat jemaah tidak repot menenteng beban berat dari Arab Saudi saat pulang. Mereka cukup memesan melalui aplikasi atau saat di asrama haji.
Barang oleh-oleh akan dikirimkan langsung ke alamat rumah oleh jasa logistik. Jaenal pun optimis skema tersebut akan diminati.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....