King's Day Menjadi Langkah Perkuat Hubungan Belanda-Surabaya
- 03 Mei 2024 22:03 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya ; Kerajaan Belanda dan Indonesia, khususnya Surabaya terus meningkatkan kerjasama di banyak bidang. Salah satu yang belakangan kian jadi perhatian adalah upaya meningkatkan kunjungan warga negara Belanda untuk ‘ziarah’ ke makam leluhurnya di Kota Pahlawan ini.
“Selain Makam Kembang Kuning kan ada warga negara Belanda yang di zaman perang dulu dimakamkan di sejumlah lokasi lainnya di Surabaya. Di antaranya adalah di kawasan peneleh,” ungkap Ikhsan, Sekda Kota Surabaya, Selasa (30/4/2024).
Ditemui di sela acara King’s Day di Hotel Majapahit Surabaya, Ikhsan menyatakan, Pemerintah Kerajaan Belanda melalui perwakilannya di Surabaya saat ini sedang melakukan pendataan (makam Belanda) di kawasan Peneleh ini.
Di samping makam, pendataan juga dilakukan pada gedung-gedung yang punya nilai sejarah yang erat kaitannya dengan keberadaan warga negara Belanda di masa kolonial dan Perang Dunia II. “Program (pendataan makam dan bangunan cagar budaya) ini akan memudahkan mereka untuk menelusuri leluhurnya di Makam Kembang Kuning maupun di Peneleh,” urainya.
Diakui Ikhsan, pendataan makam Belanda dan bangunan-bangunan cagar budaya ini diyakini bakal meningkatkan kunjungan wisatawan Belanda ke Surabaya. “Database itu akan memudahkan anak cucu (warga Belanda) menelusuri leluhurnya,” tandas mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya ini.
Ikhsan menekankan, Pemkot Surabaya bersama perwakilan pemerintah Kerajaan Belanda di Kota Surabaya akan bekerjasama memugar makam-makam Belanda di kawasan Peneleh sehingga kian nyaman untuk dikunjungi.
Hal senada diungkapkan Lily Jessica Tjokrosetio, Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda di Surabaya. ditemui terpisah, Lily mengaku Taman Makam Pahlawan Belanda di Indonesia ada empat lokasi. Selain di Surabaya, ada pula yang di Jakarta, Bandung, dan Semarang.
"Tanggal 27 Februari lalu ada acara ziarah di Makam Kembang Kuning. Ada lebih dari 100 warga Belanda datang berziarah ke makam leluhurnya,” ucapnya.
Lily yang saat itu didampingi Adriaan Palm, The Deputy Head of Mission of the Kingdom of the Netherlands in Indonesia berharap keberadaan gedung-gedung bersejarah di Surabaya tetap terjaga keasliannya sehingga potensi mendatangkan wisatawan mancanegara, terutama dari Belanda.
“Harapan kami gedung cagar budaya ini bisa dilestarikan dan dirawat dengan baik,” pesannya.

Adriaan Palm, The Deputy Head of Mission of the Kingdom of the Netherlands in Indonesia Bersama Lily Jessica Tjokrosetio, Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda di Surabaya (Foto:RRI/Chan)
King’s Day atau Koningsdag ini merupakan perayaan ulang tahun Raja Willem-Alexander yang jatuh pada 27 April 2024. “Ini salah satu perayaan ulang tahun yang ditunggu seluruh dunia. Di Indonesia King’s Day dirayakan di Jakarta, Medan, Denpasar dan Surabaya,” ujar Lily.
Lily maupun Adriaan Palm mengatakan bahwa gatering dalam rangkaian perayaan ulang tahun Raja Willem-Alexander tersebut sangat penting karena mempertemukan banyak kalangan masyarakat, tidak hanya dari pemerintahan tetapi juga swasta.
“Di momen ini kami juga bahas kemungkinan-kemungkinan kerjasama di bidang perairan dan agrikultur baik dengan Pemprov Jatim, Pemkot Surabaya maupun kalangan swasta,” imbuh Lily.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....