Slot: Suporter Palace Tak Sengaja Ganggu Momen Jota
- 11 Agt 2025 11:23 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandarlampung: Manajer Liverpool Arne Slot membela suporter Crystal Palace terkait insiden gangguan selama momen hening untuk mengenang mendiang Diogo Jota dan Andre Silva sebelum laga Community Shield, Minggu (10/8). Wasit Chris Kavanagh terpaksa menghentikan momen tersebut lebih cepat setelah suara bising terdengar dari tribun suporter Palace.
Jota, mantan penyerang Liverpool, dan saudaranya Silva meninggal dalam kecelakaan mobil di Spanyol utara bulan lalu pada usia 28 dan 25 tahun. Usai timnya kalah 2-3 lewat adu penalti, Slot menegaskan ia tidak percaya insiden itu direncanakan.
"Saya tidak berpikir ini disengaja. Mungkin suporter yang bersorak tidak menyadari sedang ada momen hening. Mereka hanya terlalu bersemangat mendukung tim," kata Slot. "Suporter Palace lain justru berusaha menenangkan mereka. Saya yakin tidak ada niat buruk."
Slot berharap penghormatan lebih khidmat akan terlihat saat Liverpool menjamu Bournemouth di Anfield pada Jumat mendatang.
Dalam laga tersebut, Liverpool sempat unggul lewat gol Hugo Ekitike (£64 juta) dan Jeremie Frimpong. Gol Frimpong terjadi pada menit ke-20 dan detik ke-20—nomor punggung yang dikenakan Jota selama bermain untuk The Reds.
"Ini luar biasa. Seolah takdir," komentar komentator Darren Fletcher di TNT Sports. Liverpool sendiri telah memensiunkan nomor 20 sebagai bentuk penghormatan.
Sebelum pertandingan, mantan legenda Liverpool Ian Rush, ketua Palace Steve Parish, dan ketua FA Debbie Hewitt meletakkan karangan bunga di depan tribun Liverpool, sementara suporter menyanyikan "You'll Never Walk Alone" dengan khidmat.
Meski kalah, Slot mengapresiasi rasa hormat seluruh dunia sepakbola kepada Jota dan Silva, menyebut insiden di Wembley sebagai "ketidaksengajaan yang disayangkan."
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....