Bolehkah Makan Es Krim Saat Batuk?
- 27 Okt 2025 05:28 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Selama ini, es krim sering dianggap pantangan ketika batuk. Padahal, dalam kondisi tertentu, es krim ternyata boleh dikonsumsi dan bahkan memberi rasa nyaman di tenggorokan.
Efek dingin dari es krim dapat memberikan sensasi seperti kompres alami. Prof. Ron Eccles dari Cardiff University menjelaskan bahwa suhu dingin menurunkan temperatur pada ujung saraf tenggorokan, sehingga nyeri dapat berkurang untuk sementara.
Jika nafsu makan menurun akibat batuk atau radang tenggorokan, es krim juga bisa menjadi sumber kalori. Dr. James Steckelberg dari Mayo Medical School menyebut makanan berbasis susu dapat membantu memenuhi asupan energi ketika tubuh terasa lemah.
Meski memberikan kelegaan, konsumsi es krim tetap perlu disesuaikan dengan kondisi batuk. Pada batuk berdahak, produk susu dapat membuat dahak terasa lebih kental sehingga membuatnya lebih sulit dikeluarkan.
Untuk batuk akibat radang tenggorokan, es krim bisa membantu karena sensasi dinginnya menenangkan dan tidak menyebabkan iritasi. Namun, hal ini hanya memberikan efek sementara dan bukan sebagai pengobatan utama.
Pemilihan jenis es krim sangat penting agar tidak memperparah kondisi tenggorokan. Disarankan memilih es krim yang lembut, tidak terlalu manis, dan bebas tambahan seperti kacang atau biskuit yang dapat mengiritasi atau sulit ditelan.
Bagi penderita intoleransi laktosa atau alergi susu, alternatif seperti es loli atau sorbet dapat dipilih. Meski tanpa susu, keduanya tetap memberikan sensasi dingin yang menenangkan tenggorokan.
Kesimpulannya, es krim boleh dikonsumsi saat batuk jika tidak disertai dahak berlebihan dan tidak memicu iritasi. Konsumsi secukupnya dan pilih es krim dengan kualitas baik agar manfaatnya tetap memberikan rasa lega di tenggorokan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....