Antara Mitos, Fakta dan Manfaat Daun Bidara
- 09 Agt 2024 21:57 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Dalam agama Islam, pohon bidara disebutkan dalam Al-Qur'an sebagai satu di antara pohon yang ada di surga. Hal ini memberikan pohon bidara makna spiritual dan religius yang kuat.
Dalam beberapa budaya, daun bidara dipercaya dapat mengusir atau menolak gangguan makhluk halus dan jin. Daun ini sering digunakan dalam ritual atau mandi untuk membersihkan diri dari energi negatif.
Di dunia pengobatan herbal, daun bidara terbukti berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Hal ini tidak lepas dari kekayaan nutrisi bermanfaat yang dikandungnya.
Beberapa kegunaan bagi kesehatan, antaranya berguna untuk meredakan jerawat lantaran dapat membersihkan kulit dan menjaga kesehatannya dengan baik. Cara menggunakannya dengan menumbuk beberapa lembar daun sampai halus lalu tambahkan sedikit air kemudian oleskan pada area yang berjerawat.
Menurut sebuah jurnal berjudul Berbagai Manfaat Daun Bidara (Ziziphus maurutiana Lamk) Bagi Kesehatan di Indonesia. Kandungan flavonoid dan saponin dalam daun bidara dapat digunakan sebagai analgesik karena dapat meredakan rasa nyeri sekaligus melemaskan otot.
Kandungan saponin dalam daun bidara memberikan efek yang menenangkan sehingga daun ini bermanfaat untuk mengatasi insomnia. Caranya menggunakannya, yaitu kamu bisa mengonsumsinya dalam bentuk teh.
Daun bidara mengandung zat alkanoid dan flavonoid yang berfungsi sebagai antidepresan. Kedua zat tersebut dapat menstimulasi susunan saraf pusat yang mampu menghambat terjadinya depresi.
Mengutip dari situs Fakultas pertanian, Universitas Sumatera Utara, daun bidara mengandung kalsium dan fosfor berguna meningkatkan kesehatan tulang dan gigi.
Sifat antiinflamasi dan antimikroba pada daun bidara diketahui mampu mengobati sariawan. Cara mengonsumsinya yakni dengan mengunyah langsung daun bidara segar atau menggunakan air rebusannya untuk berkumur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....