Air Terjun Riam Macan, Objek Wisata yang Memukau
- 26 Jan 2024 10:18 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Kabupaten
Sanggau satu di antara daerah yang berada di bagian utara Propinsi Kalimantan
Barat. Dengan luas daerah mencapai lebih dari 12 ribu kilometer persegi. Secara
geografis di bagian barat wilayah Kabupaten Sanggau berbatasan langsung dengan
Malaysia dan sebagian wilayahnya dikelilingi sungai dan perbukitan.
Kabupaten Sanggau menawarkan sejuta panorama keindahan alam yang bisa dilihat melalui sejumlah objek wisata alamnya seperti wisata alam air terjun Riam Macan. Untuk menuju lokasi wisata air terjun tidaklah terlampau sulit karena lokasinya masih berada di kota Sanggau.
Jika perjalanan ditempuh dari Pontianak menuju kota Sanggau memerlukan waktu sekitar empat jam perjalanan darat menggunakan kendaraan roda empat. Selama perjalanan menuju lokasi air terjun Riam Macan, kita akan melihat perkebunan kelapa sawit yang terbentang luas. Sesampai di lokasi wisata air terjun Riam Macam, kita akan melihat jembatan gantung yang juga sebagai pintu masuk lokasi.
Desiran air yang mengalir di bawah jembatan gantung akan kita dengar saat melintasinya. Tapi jembatan gantung ini bukan satu satunya pintu masuk, karena tak jauh dari jembatan gantung juga ada jalan yang beraspal sebagai pintu masuk lainnya menggunakan kendaraan roda empat.
Untuk bisa sampai ke air terjun Riam Macan, kita harus berjuang menuruni bukit yang cukup terjal. Andrenalin kita mungkin sedikit bergejolak meningkat drastis di saat tangga demi tangga yang tampak sedikit berlumut dan licin harus kita lewati. Jangan khawatir, rasa takut, was was akan terpeleset bahkan jatuh ke bawah akan terbayarkan setibanya kita di air terjun Riam Macan.
Sesampainya di bawah, desiran air terjun yang jatuh dari ketinggian sekitar belasan meter terdengar begitu keras menyeruak di keheningan alam yang indah. Bebatuan yang besar berada di air terjun menambah kekuatan, daya tarik keindahan alam yang membuat pengunjung selalu ingin mendatanginya.
“Kebetulan lewat dan saya ajak anak istri saya beristirahat di sini untuk melihat keindahan air terjun Riam Macan, sebelumnya saya pernah ke sini cuma sudah lama kalau tidak salah tiga tahun yang lalu bersama kawan-kawan dan sekarang saya berkunjung lagi tapi sekarang dengan istri dan anak saya,” ujar Abdul warga yang berasal dari Bengkayang.
Daya tarik air terjun Riam Macan dan lokasi yang strategis karena akses ke lokasi tidak jauh dilirik Keuskupan Kabupaten Sanggau yang kemudian dijadikan lokasi peribadatan umat Kristiani. Sebagai simbolik peribadatan di air terjun Riam Macan didirikan Patung Bunda Maria. Seiring waktu berjalan air terjun Riam Macan juga disebut dengan lokasi wisata religi Goa Maria.
Ada kisah menarik penamaan air terjun Riam Macan, informasi yang diceritakan dari mulut ke mulut bahwa dahulu lokasi air terjun Riam Macan menjadi lokasi persembunyian dari panglima perang suku Dayak yang dikenal Panglima Macan bersama pengikutnya saat melawan penjajah Belanda.
Taman Wisata Air Terjun Gua Maria Riam Macan sebelum adanya patung Bunda Maria telah dikenal masyarakat setempat dengan air terjun Dia Macan yang memiliki. Semoga cerita sejarah yang dahulunya dijadikan sebagai persembunyian panglima perang suku Dayak yang dikenal dengan Panglima Macan saat melawan penjajah Belanda bersama pengikutnya.
Sejak dibuka untuk umum, Air terjun Gua Maria Riam Macan setiap bulan Mei dan Oktober, Air Terjun Gua Maria Riam Macan akan dikunjungi ribuan orang. Saat ini air terjun Riam Macan menjadi satu di antara belasan destinasi wisata alam kebanggaan masyarakat Kabupaten Sanggau yang kini berfungsi sebagai wisata religi yang sering dikunjungi masyarakat khususnya umat Kristiani, terutama pada bulan Mei dan Oktober.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....