Kasus Influenza A di Sejumlah Daerah Meningkat, Kemenkes Perketat Pemantauan

  • 22 Sep 2026 17:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Kesehatan memastikan peningkatan kasus Influenza A yang terdeteksi di sejumlah daerah masih dalam kondisi terkendali dengan pemantauan berkelanjutan melalui fasilitas kesehatan sentinel.
  • Peningkatan kasus influenza menjelang akhir tahun merupakan pola musiman yang biasa terjadi berdasarkan data historis dan surveilans kesehatan.
  • Kelompok anak usia 0-4 tahun menjadi kelompok paling banyak terdampak oleh peningkatan kasus Influenza A dalam periode ini.

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) memastikan peningkatan kasus Influenza A yang terdeteksi di sejumlah daerah masih dalam kondisi terkendali. Pemerintah terus memperkuat pemantauan melalui fasilitas kesehatan sentinel untuk mendeteksi lebih dini apabila terjadi peningkatan kasus yang signifikan.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan peningkatan kasus influenza menjelang akhir tahun merupakan pola musiman yang biasa terjadi. Berdasarkan hasil surveilans, kelompok anak usia 0-4 tahun menjadi kelompok yang paling banyak terdampak pada peningkatan kasus kali ini.

“Kasus influenza yang terdeteksi mayoritas terjadi pada kelompok usia nol hingga empat tahun. Proporsinya mencapai 33 persen dari keseluruhan kasus yang terdeteksi,” kata Aji.

“Peningkatan kasus influenza belum memberikan tekanan berarti terhadap kapasitas layanan kesehatan nasional hingga saat ini. Meski kunjungan pasien meningkat, fasilitas kesehatan masih mampu menangani pasien dan belum mengalami kelebihan kapasitas,” ujar Aji.

Pernyataan tersebut sejalan dengan penjelasan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sehari sebelumnya. Budi menyebut peningkatan kasus influenza terpantau di rumah sakit sentinel, namun belum menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Influenza memang mengalami kenaikan berdasarkan pemantauan melalui sentinel checking di sejumlah rumah sakit. Kami melakukan pengecekan di rumah sakit untuk memantau apakah terdapat kenaikan kasus influenza,” ujar Budi.

Budi menjelaskan influenza memiliki pola musiman, sehingga peningkatan kasus pada periode tertentu perlu diantisipasi pemerintah secara berkala. Pemantauan pemerintah menunjukkan peningkatan kasus didominasi Influenza A, disertai sedikit kasus Rhinovirus di sejumlah wilayah.

“Belum terlihat perbedaan signifikan kenaikan kasus influenza tahun ini dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Kasus yang meningkat didominasi Influenza A, sementara Rhinovirus juga ditemukan meski jumlahnya sedikit,” ujar Menkes Budi.

Budi memastikan virus yang terdeteksi saat ini belum menunjukkan karakteristik strain yang berbahaya. Pemerintah tetap melakukan pemantauan dan meminta daerah segera melaporkan apabila menemukan peningkatan kasus dengan kondisi yang berat.

“Strain influenza yang terdeteksi saat ini bukan termasuk strain yang berbahaya, sehingga pemerintah terus melakukan pemantauan. Kami meminta daerah melaporkan segera jika terjadi peningkatan kasus atau ditemukan pasien dengan kondisi yang benar-benar parah,” ucap Menkes Budi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....