Menulusuri Kronologi Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya
- 22 Jul 2026 18:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Atlet golf Jesslyn Wijaya Lay dilaporkan hilang setelah menghadiri perayaan ulang tahun neneknya di restoran Mangga Besar, Jakarta Pusat.
- Polisi diduga bahwa korban dibawa paksa dari lokasi acara keluarga tersebut berdasarkan laporan penculikan yang diterima.
- Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian untuk memastikan kronologi peristiwa yang sebenarnya terjadi pada pegolf muda tersebut.
Setelah peristiwa tersebut, keluarga mengaku tidak lagi dapat menghubungi Jesslyn melalui telepon maupun media sosial. Korban juga dipastikan tidak berada di kediamannya di kawasan Pluit, Jakarta Utara.
Kondisi itu membuat keluarga berupaya mencari berbagai informasi mengenai keberadaan Jesslyn setelah malam kejadian. Upaya pencarian tersebut kemudian mengarah pada petunjuk baru yang masih didalami penyidik.
Andi mengatakan pelapor memperoleh informasi mengenai dugaan perjalanan Jesslyn menuju Malaysia melalui Semarang. Informasi tersebut diterima sehari setelah dugaan penculikan terjadi.
"Berdasarkan informasi yang diperoleh pelapor, terdapat indikasi korban melakukan perjalanan menuju Malaysia melalui Semarang. Informasi itu kami serahkan kepada penyidik untuk didalami," katanya.
Namun, informasi tersebut tidak langsung menjawab misteri hilangnya Jesslyn setelah malam kejadian. Penyidik justru menerima petunjuk lain yang mengarah pada lokasi berbeda.
Andi mengatakan telepon seluler Jesslyn masih terdeteksi berada di kawasan Puri Jimbaran, Jakarta Utara. Temuan itu kemudian menjadi salah satu fokus penyelidikan kepolisian.
"Di sisi lain, kami juga memperoleh informasi bahwa telepon seluler korban masih terdeteksi berada di kawasan Puri Jimbaran, Jakarta Utara. Karena itu, kami berharap seluruh petunjuk dapat ditelusuri secara menyeluruh," ujarnya.
Perbedaan petunjuk tersebut membuat penyidik belum dapat memastikan keberadaan Jesslyn setelah dugaan penculikan terjadi. Seluruh informasi kini dicocokkan dengan keterangan saksi dan bukti lainnya.
"Kami berharap Kepolisian Negara Republik Indonesia terus melakukan langkah-langkah penyelidikan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel. Harapan kami, keberadaan korban segera diketahui," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....