Upaya Pembebasan WNI Ditahan Tentara Israel Membuahkan Hasil

  • 22 Mei 2026 14:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) relawan kemanusiaan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 telah dibebaskan dan kini sedang dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki.
  • Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak agar seluruh WNI segera kembali ke Indonesia dengan aman.
  • Pemerintah Indonesia apresiasi kepada Turki atas dukungan aktif yang diberikan dalam proses pemulangan para WNI tersebut.

SEMBILAN Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan tentara Israel telah tiba di Istanbul, Turki, Kamis 21 Mei 2026 kemarin. Mereka tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 yang membantu rakyat Gaza, Palestina.

Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak agar seluruh WNI segera kembali ke Indonesia dengan aman. "Ini untuk memastikan pemulangan seluruh WNI ke tanah air lancar,” kata Menteri Luar Negeri Sugiono.

Menlu Sugiono dalam keterangannya, Kamis 21 Mei 2026, malam di Jakarta. mengatakan Indonesia mengecam keras tentara Israel. Tentara zionis itu melakukan tindakan penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi kepada WNI selama ditahan.

Indonesia menilai tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dan mencederai nilai-nilai kemanusiaan universal. "Tindakan militer Israel terhadap relawan kemanusiaan merupakan pelanggaran serius hukum internasional," kata Sugiono.

Segala bentuk tindakan tidak manusiawi terhadap relawan Global Sumud Flotilla oleh militer Israel merupakan pelanggaran hukum internasional. "Ini bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan,” ujarnya.

Indonesia menyerukan penghormatan hak-hak sipil dan keselamatan relawan yang menjalankan misi damai di wilayah konflik. "Pemerintah terus mendampingi dan melindungi seluruh WNI hingga pemulangan selesai," ucap Menlu RI.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....