Langkah Indonesia Mendesak PBB Menginvestigasi Penyerangan Anggota UNIFIL

  • 05 Apr 2026 14:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) dilaporkan kembali mendapat serangan di wilayah selatan negara itu.
  • Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, menyatakan tiga prajurit TNI yang menjadi anggota UNIFIL mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Keluarga anggota TNI yang bertugas pada pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) diminta agar tidak terlalu risau. Hal ini karena mereka sudah mengetahui apa yang harus dilakukan di tengah eskalasi konflik di sana.

Demikian disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu 4 April 2026. “Tidak usah risau karena mereka juga sebetulnya tahu apa yang harus dilakukan," ujarnya.

Menurut Kasad, di tengah kejadian yang berlangsung di kawasan tersebut, semua pasti ada risikonya. “Yang penting doakan saja, mudah-mudahan semua berjalan dengan baik,” katanya.

Maruli mengatakan TNI merasa kehilangan dengan gugurnya ketiga anggota TNI yang bertugas di UNIFIL. Menurut dia, mereka adalah prajurit terpilih untuk melaksanakan misi perdamaian.

"Mudah-mudahan tindak lanjut penyelesaian ini sudah direncanakan oleh Mabes TNI dan Kementerian Pertahanan,” ujarnya. Sehingga, lanjut dia, nantinya akan semakin jelas bagaimana peristiwa yang menimpa para prajurit TNI itu bisa terjadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....