Stabilitas Pangan Nasional Terjaga, Stok Pangan Terjamin Aman

  • 02 Apr 2026 10:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Program pasar murah dan dukungan UMKM dilakukan untuk menjaga daya beli dan perputaran ekonomi pasca-Lebaran.
  • Pemerintah menjamin stabilitas pangan nasional tetap aman meski ada dinamika geopolitik global.
  • Stok beras surplus hingga 4 juta ton pada tahun lalu serta komoditas pangan lain dinyatakan mencukupi kebutuhan masyarakat.

PEMERINTAH menjamin stabilitas pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat tetap kokoh. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah tidak akan memberikan dampak buruk bagi ketahanan pangan nasional.

Zulkifli menjelaskan bahwa pemerintah telah menerapkan strategi kemandirian sektor pertanian guna menghadapi berbagai ketidakpastian global. Ia meyakini kebijakan swasembada mampu melindungi stok pangan dari gangguan rantai pasok yang terjadi di luar negeri.

"Dan tidak ada pangan yang tergantung kepada Timur Tengah, tidak ada. Yang kita tidak bisa seperti gandum itu dari Eropa, Amerika," ujar Zulkifli usai meninjau lapak pedagang di Pasar Minggu Jakarta Selatan, Sabtu 28 Maret 2026.

Zulkifli menyebut bahwa Indonesia hanya mengandalkan impor untuk bahan baku tertentu seperti gandum dari wilayah Barat. Ia memastikan komoditas utama lainnya tetap tersedia melimpah karena diproduksi secara langsung oleh para petani lokal.

Zulkifli meminta seluruh lapisan masyarakat agar tidak merasa cemas terhadap ketersediaan barang kebutuhan pokok di pasar. Ia mengimbau warga untuk tidak melakukan aksi borong stok secara berlebihan karena proses pengadaannya berjalan sangat lancar.

"Jadi tidak ada pangan yang tergantung dari Timur Tengah. Berarti pangan aman, aman tidak ada masalah apa pun oleh karena itu tidak usah khawatir ya," kata Zulkifli.

Zulkifli berkomitmen untuk terus memantau pergerakan harga melalui pengecekan langsung ke daerah Lampung hingga Jawa Tengah. Ia memastikan intervensi pemerintah akan terus dilakukan setiap hari guna menjaga daya beli masyarakat di seluruh daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....