Menu MPASI untuk Bayi Dapat Mencegah Anemia

  • 30 Nov 2024 19:27 WIB
  •  Baubau

KBRN, Baubau : Zat besi menjadi salah satu mineral yang cukup penting untuk proses tumbuh kembang. Kandungan ini banyak ditemukan pada produk hewani maupun tumbuhan. Dalam tubuh, zat besi menjadi salah satu komponen yang cukup penting bagi darah. Kandungan zat besi akan membantu darah dalam mengikat oksigen dan mengedarkan ke seluruh tubuh. Tidak hanya itu, kekurangan zat besi memicu anak mengalami kondisi anemia hingga gangguan tumbuh kembang. Untuk menghindari kondisi ini, sebaiknya ibu penuhi kebutuhan zat besi balita dengan memberikan beberapa makanan yang kaya akan zat besi.

Dilansir dari Klikdokter.com, untuk menambah cadangan zat besi tersebut, berikut daftar makanan yang mengandung zat besi tinggi untuk bayi.

1. Daging Tanpa Lemak

Melansir Healthline, daging sapi dan unggas mengandung zat besi heme, atau yang terdapat di pangan hewani dalam jumlah besar. Zat besi heme paling banyak terkandung dalam daging sapi, daging ayam, jeroan, dan hati sapi. Dalam satu porsi atau sekitar 3 ons hati sapi, mengandung 5 mg zat besi. Selain itu, menurut dr. Devia Irine Putri sumber zat besi hewani juga bisa didapat dari ikan. Anda bisa menyajikan sup dengan daging tanpa lemak yang lembut. Pastikan untuk membuang bagian daging yang berlemak karena hanya ada sedikit zat besi di bagian yang berlemak.

2. Sayuran Berdaun Hijau

Makanan yang mengandung zat besi tinggi untuk bayi berikutnya adalah sayuran hijau. Ya, sayuran berdaun hijau tua seperti kangkung, brokoli, dan bayam adalah beberapa pilihan sayuran terbaik untuk zat besi. Setengah cangkir bayam rebus yang sudah ditiriskan mengandung sekitar 3 mg zat besi. Coba sajikan bayam kukus yang dicincang halus. Tambahkan bayam cincang bersama sayuran hijau lainnya ke dalam telur dadar atau campuran nasi yang sudah ditumbuk halus.

3. Tuna

Tuna kalengan adalah makanan rendah kalori dan rendah lemak yang baik untuk diet si kecil. Dalam tuna kalengan terdapat zat besi dan nutrisi penting lainnya seperti protein dan asam lemak omega-3. Tiga ons tuna kalengan dalam air mengandung 1 mg zat besi. Kombinasikan tuna suwir dengan sayuran yang dihaluskan untuk meningkatkan asupan zat besi pada anak. Namun, ibu perlu memastikan bahwa si kecil tidak memiliki alergi terhadap tuna. Jika ibu ragu, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter sebelum memberikannya.

4. Tahu

Tahu adalah makanan nabati yang menyediakan protein lengkap, bersama mineral kalsium, zat besi, dan sederet nutrisi penting lainnya. Konsumsi tahu dapat memberikan manfaat apabila bayi anda tidak makan daging. Setengah cangkir tahu mengandung 3 mg zat besi. Tahu datang dalam berbagai bentuk. Ada tahu yang bertekstur keras, dan tahu sutera yang lembut. Jika Anda menggunakan tahu dengan tekstur keras, potong kecil-kecil seperti dadu. Tambahkan ke dalam salad atau tumis dengan kentang goreng dan sayuran lainnya. Namun, jika Anda menggunakan tahu sutera yang memiliki tekstur lebih lembut. Anda dapat menambahkannya ke smoothie atau menambahkan ke dalam buah untuk pencuci mulut.

Itu dia tadi beberapa pilihan menu MPASI untuk bayi anemia. Terkadang, pola makan tidak cukup untuk mengatasi kondisi anemia pada bayi. Itu sebabnya, dokter mungkin akan memberikan suplemen zat besi sampai anemia teratasi. Dokter dapat pula menyarankan bayi untuk melakukan tes darah secara berkala atau sekitar satu bulan setelah pemberian suplemen zat besi. Hal ini untuk memastikan apakah perawatan yang dilakukan berhasil dan anemia dapat teratasi atau tidak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....