Polisi Pastikan Uang Palsu Rp36 Miliar Belum Beredar
- 22 Agt 2026 17:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Polisi memastikan uang palsu yang terbongkar Gudang Industri Taman Tekno, Tangerang Selatan Rp36 miliar belum beredar
- Pasalnya, para tersangka baru empat hari memprodulsinya
RRI.CO.ID, Tangerang - Polda Metro Jaya memastikan uang palsu senilai Rp36 miliar yang diproduksi sindikat belum sempat beredar. Polisi menggagalkan peredaran tersebut saat menggerebek gudang produksi di kawasan Industri Taman Tekno, Tangerang Selatan.
Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Victor Dean Mackbon mengatakan, para tersangka baru empat hari memproduksi uang palsu tersebut. “Uang ini belum sempat beredar, karena petugas berhasil melakukan pencegahan pada Jumat kemarin,” ujar Victor dalam keterangannya di Tangerang Selatan, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Menurut Victor, sindikat tersebut diduga telah beroperasi sejak Maret 2026. Polisi juga mengamankan sejumlah peralatan yang digunakan untuk memproduksi uang palsu.
Peralatan tersebut di antaranya mesin offset, printer berkualitas tinggi. Kemudian juga alat pressing untuk memasang benang pengaman.
Sebelumnya, polisi menemukan 360.000 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu dengan total nominal mencapai Rp36 miliar. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, uang palsu tersebut ditemukan dalam bentuk lembaran yang menyerupai uang asli.
“Subdit Ekonomi dan Perbankan melakukan pengungkapan terkait penemuan lembar uang pecahan Rp100 ribu. Jumlahnya sebanyak 360.000 lembar,” kata Budi.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat tersangka berinisial S, NC, D, dan AB. Petugas juga menyita printer, tinta, laptop, dan sejumlah peralatan percetakan lainnya dari lokasi penggerebekan.
Victor mengatakan, uang palsu yang diproduksi memiliki kualitas tinggi atau grade A dan dilengkapi sejumlah fitur menyerupai uang asli. “Ini kualitas grade A, ada nomor seri, benang pengaman, hologram, dan simbol negara,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....