Satgas TNI Gagalkan Penyelundupan 200 Kilogram Beras dari Timor Leste
- 11 Jun 2026 11:13 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Satgas TNI menggagalkan penyelundupan 10 karung beras di perbatasan RI-RDTL.
- Total berat barang bukti yang diamankan mencapai 200 kilogram.
- Nilai keseluruhan barang bukti diperkirakan mencapai Rp2,79 juta.
RRI.CO.ID, Jakarta - Satgas Citarum Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI bersama Pos Nino Satgas Pamtas RI-RDTL menggagalkan penyelundupan beras di perbatasan Indonesia dan Timor Leste. Penyelundupan beras tersebut diduga masuk melalui jalur tidak resmi di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara.
Penggagalan penyelundupan dilakukan saat patroli keamanan di Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Ninulat, Kabupaten Timor Tengah Utara. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, pukul 03.00 hingga 06.00 WITA.
Patroli dilakukan untuk mendeteksi dan mencegah aktivitas ilegal di wilayah perbatasan RI-RDTL. Petugas kemudian menemukan sejumlah karung beras yang diduga akan diselundupkan ke Indonesia.
Berikut adalah barang bukti yang berhasil diamankan:
- Beras merek Colombus sebanyak lima karung ukuran 20 kilogram asal India.
- Beras merek Hadomi sebanyak tiga karung ukuran 20 kilogram asal Timor Leste.
- Beras merek Beruang Merah sebanyak satu karung ukuran 20 kilogram asal India.
- Beras merek Gostulo sebanyak satu karung ukuran 20 kilogram asal Thailand.
Total barang bukti yang diamankan mencapai 10 karung beras. Masing-masing karung memiliki berat 20 kilogram dengan total berat 200 kilogram.
Petugas memperkirakan nilai setiap karung beras mencapai 15,5 dolar Amerika Serikat. Nilai tersebut setara sekitar Rp279 ribu per karung.
Berdasarkan perhitungan sementara, total nilai barang bukti mencapai Rp2,79 juta. Seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk proses lebih lanjut.
Pengawasan di wilayah perbatasan terus diperkuat guna mencegah berbagai aktivitas ilegal. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan perbatasan negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....