Polisi Beberkan Motif Pembunuhan Wanita di Jalan Sholeh Iskandar

  • 26 Mei 2026 09:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polisi mengungkap pelaku pembunuhan wanita di Bogor nekat menghabisi korban karena sakit hati dan dendam pribadi.
  • Pelaku dan korban merupakan teman semasa SMA yang kembali bertemu sebelum terjadinya pembunuhan tersebut.
  • Setelah membunuh korban, pelaku membawa kabur mobil korban hingga akhirnya tertangkap polisi usai mengalami kecelakaan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Polresta Bogor Kota mengungkap kasus pembunuhan wanita yang jasadnya ditemukan di Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor. Pelaku M Febryan alias Ambon mengaku membunuh korban karena sakit hati atas ucapan korban kepadanya sebelumnya.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro mengatakan korban dan pelaku merupakan teman semasa SMA dahulu. Keduanya kembali bertemu dan berbincang mengenai kehidupan pribadi, termasuk kondisi keluarga pelaku yang telah meninggal dunia.

"Pada tanggal 2 Mei 2026, keduanya bertemu di Air Mancur dan saat itu korban menanyakan kabar orang tua. Ini hasil pemeriksaan tersangka ya, kemudian tersangka menyampaikan 'saya sudah tidak punya orang tua'," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Selasa, 26 Mei 2026.

Ia menjelaskan, pelaku mengaku menyimpan rasa sakit hati mendalam setelah mendengar ucapan korban terkait kondisi keluarganya tersebut. Dua minggu kemudian, pelaku merencanakan pertemuan kedua dengan tujuan menghabisi nyawa korban di Kota Bogor.

Untuk melancarkan aksinya, pelaku membawa golok dan dasi berwarna biru yang disimpan dalam tas miliknya. Korban disebut tidak mengetahui pelaku telah menyiapkan peralatan untuk melakukan aksi pembunuhan tersebut sejak awal.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Bagus Azi Lesmana mengatakan polisi masih mendalami kemungkinan motif lainnya. Menurutnya, hingga kini penyidik sementara menyimpulkan motif pembunuhan dipicu rasa sakit hati dan dendam pelaku.

"Sementara itu jadi motif tunggal ya. Kita masih dalami keterangan pelaku, kita masih pemeriksaan lanjutan," ucapnya.

Dalam pemeriksaan, korban sempat menyebut pelaku kasihan karena sudah tidak memiliki kedua orang tua lagi. Ucapan tersebut disebut memicu rasa dendam hingga membuat pelaku nekat melakukan tindakan pembunuhan terhadap korban tersebut.

"Tersangka dan korban menceritakan kehidupan masing-masing hingga korban mengatakan tersangka kasihan karena tidak memiliki orang tua. Korban juga menertawakan tersangka MF sehingga membuat pelaku sakit hati dan memicu rasa dendam." ujarnya.

Jasad korban ditemukan tergeletak di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu dini hari. Sebelumnya, korban sempat berpamitan kepada keluarga untuk pergi ngopi bersama pelaku pada Jumat malam sebelumnya.

Polisi kemudian menangkap pelaku setelah membawa kabur mobil milik korban usai melakukan aksi pembunuhan tersebut. Pelaku akhirnya tertangkap setelah mobil yang dikendarainya terguling saat berusaha kabur dari kejaran polisi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....