Polisi Bongkar Penyekapan dan Narkoba Vape di Jakut
- 27 Apr 2026 20:29 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Polres Metro Jakarta Utara bersama Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus dugaan penyekapan terhadap seorang wanita
- petugas juga menemukan barang bukti berupa zat yang diduga narkotika dalam bentuk cair dan serbuk
RRI.CO.ID, Jakarta — Polres Metro Jakarta Utara bersama Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus dugaan penyekapan terhadap seorang wanita. Pengungkapan ini sekaligus membongkar dugaan penyalahgunaan narkotika di kawasan Ancol, Jakarta Utara.
Dari pengungkapan tersebut petugas menemukan ratusan cartridge vape mengandung zat etomidate yang diduga siap edar. Yang mana penyungkapan tersebut berasal dari laporan masyarakat terkait dugaan penyekapan di salah satu hotel di kawasan Ancol.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera menuju tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi polisi menemukan seorang wanita menjadi korban penyekapan serta seorang pria warga negara asing berinisial CH (50) yang diduga sebagai pelaku,” kata Kasat Narkoba Polres Jakarta Utara, AKBP Ari Galang Saputro, Senin, 27 April 2026.
Di lokasi, petugas juga menemukan barang bukti berupa zat yang diduga narkotika dalam bentuk cair dan serbuk. Ia menyebut, pihaknya, melakukan penggeledahan dan menemukan 321 cartridge vape mengandung etomidate dari berbagai merek.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, selain cartridge, polisi juga mengamankan cairan etomidate dalam botol. Kemudian alat produksi sederhana, serta bahan campuran perasa yang menguatkan dugaan adanya aktivitas peracikan narkotika.
“Pengungkapan ini tidak hanya terkait dugaan penyekapan. Tetapi juga mengarah pada penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis baru dalam bentuk cartridge vape yang mengandung etomidate,” kata Budi.
Dalam penanganan kasus ini, polisi juga bergerak cepat mengevakuasi korban dan memastikan keselamatannya. Korban telah menjalani pemeriksaan kesehatan serta mendapat pendampingan, termasuk rehabilitasi psikologis.
Budi menegaskan pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas. Termasuk kemungkinan keterlibatan sindikat narkoba lintas negara.
“Kami masih mendalami dan mengembangkan kasus ini. Tidak menutup kemungkinan terdapat jaringan terorganisir, termasuk keterlibatan pelaku lain,” ujarnya.
Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi terus melakukan pengembangan guna membongkar jaringan peredaran narkotika tersebut serta mencegah penyebarannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....