Survei LPI: Faktor Kaesang Perkuat Citra PSI sebagai Partai Anak Muda
- 20 Jun 2026 07:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Survei LPI: Faktor Kaesang Perkuat Citra PSI sebagai Partai Anak Muda
- Sosok Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, dinilai turut memperkuat citra PSI sebagai partai anak muda.
- Temuan tersebut terungkap dalam survei nasional LPI mengenai pengaruh sosok Jokowi terhadap citra PSI di masyarakat luas.
RRI.CO.ID, Jakarta – Sosok Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, dinilai turut memperkuat citra PSI sebagai partai anak muda. Temuan tersebut terungkap dalam survei nasional LPI mengenai pengaruh sosok Jokowi terhadap citra PSI di masyarakat luas.
Direktur Riset dan Kebijakan Politik LPI Fernando Emas menyebut 69,7 persen responden menilai kepemimpinan Kaesang memperkuat citra PSI. Sementara 68,2 persen responden mengaku ketertarikan mereka terhadap PSI turut dipengaruhi figur Kaesang.
Menurut Fernando, daya tarik Kaesang tidak semata-mata karena statusnya sebagai putra Jokowi. Mayoritas responden justru menilai Kaesang mampu merepresentasikan generasi muda.
“Temuan ini menarik karena memperlihatkan bahwa daya tarik Kaesang punya nilai jual tersendiri, terlepas dari faktor Jokowi. Namun keduanya saling memperkuat dalam membentuk citra PSI sebagai partai anak muda,” kata Fernando usai melakukan diskusi, Jumat 19 Juni 2026.
Sebanyak 72 persen responden menyebut Kaesang mewakili generasi muda. Sebanyak 65 persen responden menilai kehadiran Kaesang membuat PSI lebih dikenal, sementara 61 persen membawa pembaruan politik.
Survei yang sama juga menunjukkan pengaruh Jokowi masih cukup kuat terhadap persepsi publik terhadap PSI. Sebanyak 70,2 persen responden menilai kedekatan PSI dengan Jokowi dapat meningkatkan citra positif partai tersebut.
Selain itu, 77,8 persen responden menyatakan Jokowi memiliki pengaruh terhadap dukungan masyarakat kepada PSI. Fernando menyebut terjadi image transfer antara figur Jokowi dan PSI yang dinilai memperkuat citra partai tersebut.
LPI juga mencatat 64,9 persen responden menilai PSI sebagai partai yang merakyat seperti Jokowi. Sementara 64,2 persen responden mengaku masih mempertimbangkan dukungan Jokowi dalam menentukan pilihan partai politik.
Meski demikian, tingginya citra positif tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan tingkat elektabilitas PSI. Dalam simulasi jika pemilu dilaksanakan saat survei dilakukan, PSI hanya memperoleh dukungan 1,9 persen.
Perolehan tersebut masih berada di bawah ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar 4 persen. Lima partai dengan elektabilitas tertinggi yakni Gerindra 21,9 persen, PDIP 19 persen, Golkar 8,1 persen, PKB 7,9 persen.
Fernando menilai temuan tersebut menjadi tantangan bagi PSI untuk mengubah modal citra menjadi dukungan elektoral yang lebih nyata. "Popularitas yang melekat pada sosok Jokowi perlu dikonversi menjadi program kerja dan substansi politik yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Survei LPI dilakukan secara daring pada 10–17 Juni 2026 di 32 provinsi. Sebanyak 1.922 responden berpartisipasi dalam survei ini dengan margin of error ±2,54 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....