Pentingnya Evaluasi untuk Perbaikan Lembaga Antikorupsi
- 14 Jan 2025 10:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK/2015-2019), Saut Situmorang, menegaskan pentingnya dialog terbuka untuk memperbaiki lembaga antikorupsi. Ia menyarankan untuk duduk bersama semua pihak, guna mengevaluasi kondisi pemberantasan korupsi di Indonesia.
"Kita harus bertanya, sudah benarkah pemberantasan korupsi yang kita lakukan? Kita harus menilai dengan hati yang jernih," ujarnya dalam wawancara bersama Pro 3 RRI, Selasa (14/1/2025).
Saut juga menyoroti persepsi korupsi di Indonesia yang masih tinggi. "Meskipun banyak institusi dinilai, hanya 3 hingga 4 dari 100 yang mendapat hasil baik, sisanya, mendapatkan penilaian buruk," kata Saut menjelaskan.
Tidak hanya itu, Menurutnya, ketergantungan politik turut mempengaruhi independensi KPK dalam menjalankan tugasnya. Ia menegaskan, politisasi yang terjadi menghambat kemajuan pemberantasan korupsi yang lebih efektif dan objektif.
"Jika kita melihat pemberantasan korupsi yang selama ini ada. Banyak yang berpikir bahwa strategi ini tidak benar," ujarnya.
Ia berharap ada perubahan dalam undang-undang KPK untuk memperkuat penegakan hukum. Saut menekankan bahwa pemberantasan korupsi memerlukan komitmen bersama untuk mengubah budaya politik di Indonesia.
Menurutnya, tidak cukup hanya dengan revisi undang-undang untuk mengatasi masalah ini. "Perubahan budaya politik dan komitmen bersama sangat diperlukan untuk pemberantasan korupsi yang lebih efektif," ucap Saut. (Ahmad Rizky Pratama)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....