KPK Sita Barang Bukti Elektronik dari Rumah Pengusaha di Pacitan

  • 19 Mei 2026 14:27 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KPK membenarkan menggeledah rumah pengusaha berinisial CM di Dusun Krajan, Desa Bangunsari, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
  • Penggeledahan dilakukan dalam pengembangan penyidikan perkara dugaan korupsi di Kabupaten Ponorogo.

RRI.CO.ID, Jakarta — KPK membenarkan menggeledah rumah pengusaha berinisial CM di Dusun Krajan, Desa Bangunsari, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Penggeledahan dilakukan dalam pengembangan penyidikan perkara dugaan korupsi di Kabupaten Ponorogo.

Penggeledahan berkaitan dengan pengembangan perkara dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko. “Penggeledahan dari pengembangan penyidikan perkara Ponorogo, Mas,” kata jubir KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Selasa 19 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, penyidik KPK turut mengamankan sejumlah barang bukti elektronik (BBE) untuk kebutuhan penyidikan lebih lanjut. "Dalam giat geledah ini, Penyidik mengamankan barang bukti elektronik (BBE),” ujarnya.

Sebelumnya, penggeledahan dilakukan KPK pada Senin (18/5/2026) sore dengan pengamanan ketat aparat kepolisian bersenjata lengkap di sekitar lokasi. Usai penggeledahan, CM mengaku terkejut rumahnya didatangi penyidik KPK.

CM menyebut kedatangan penyidik berkaitan dengan dugaan perkara suap dan gratifikasi yang menyeret Sugiri Sancoko. Namun, ia membantah terlibat dalam perkara tersebut.

“Kalau hari ini di rumah saya tidak ditemukan apapun karena memang enggak ada sangkut pautnya dengan kasus Pak Giri. Murni hutang piutang,” katanya.

Meski demikian, CM mengakui telepon selulernya turut dibawa penyidik KPK dalam proses penggeledahan. Ia juga mengaku telah menerima surat panggilan pemeriksaan dari KPK untuk hadir pada 25 Mei mendatang.

CM mengungkapkan hubungan dirinya dengan Sugiri Sancoko hanya sebatas urusan utang-piutang. Ia mengklaim sebagian pembayaran utang telah dilakukan pihak Sugiri senilai sekitar Rp1,1 miliar.

KPK hingga kini masih terus mendalami keterkaitan sejumlah pihak. Khususnya, dalam pengembangan perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....