KPK Dalami Dugaan Aliran Dana DJKA ke Eks Menhub Budi Karya lewat Staf Ahlinya

  • 13 Mei 2026 21:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KPK terus mendalami dugaan aliran dana korupsi proyek jalur kereta DJKA yang diduga mengarah kepada eks Menhub Budi Karya
  • Korupsi dugaan suap pengadaan jalur kereta apai Kemenhub

KBRN, Jakarta: KPK terus mendalami dugaan aliran dana korupsi proyek jalur kereta DJKA yang diduga mengarah kepada eks Menhub Budi Karya. Uang tersebut diduga memgalir melalui eks Staf Ahli Menhub Robby Kurniawan, di Jakarta.

Pendalaman tersebut diketahui setelah memeriksa saksi, Bambang Irawan Daeng Irate Djamal (BBG), yang diketahui merupakan staf Robby Kurniawan. Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu 13 Mei 2026.

“Hari ini dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada saksi Saudara BBG. Pemeriksaan fokus terkait dugaan pemberian uang dari pihak Saudara SDW kepada Saudara RB yang sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan,” ujar jubir KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Rabu 13 Mei 2026.

KPK menduga uang yang diterima Robby Kurniawan tidak berhenti pada dirinya. Tetapi, mengalir kepada sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Perhubungan yang berkaitan dengan proyek pembangunan jalur kereta api.

“Diduga uang yang mengalir dari pihak SDW mengalir ke pihak-pihak di Kementerian Perhubungan yang membawahi DJKA. Terkait pelaksanaan proyek pembangunan jalur kereta, di antaranya pembangunan jalur kereta di wilayah Jawa Timur,” kata Budi.

Menurutnya, penyidik masih menelusuri lebih lanjut apakah aliran dana tersebut berhenti pada Robby Kurniawan. Atau berlanjut ke pihak lain, termasuk mantan Menhub Budi Karya Sumadi.

“Nanti akan kita dalami lagi. Apakah hanya berhenti di RB atau masih berlanjut,” ujarnya.

KPK juga belum membeberkan total nominal uang yang diduga mengalir dalam perkara tersebut. Penyidik masih melakukan pendalaman serta verifikasi terhadap seluruh informasi yang diperoleh.

Sebelumnya, Robby Kurniawan telah diperiksa penyidik KPK pada 5 Mei 2026. Namun yang bersangkutan bungkam ketika dikonfirmasi awak media.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....