Komnas HAM: Pemulihan Andrie Yunus Butuh Dua Tahun
- 26 Mar 2026 22:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Komnas HAM menyebut pemulihan Andrie Yunus korban penyiraman air keras diperkirakan memakan waktu hingga dua tahun ke depan.
- Komnas HAM telah memperoleh informasi mendalam terkait kondisi medis aktivis HAM Andrie Yunus yang tengah menjalani perawatan di RSCM Jakarta.
RRI.CO.ID, Jakarta - Komnas HAM menyebut pemulihan Andrie Yunus korban penyiraman air keras diperkirakan memakan waktu hingga dua tahun ke depan. Hasil pendalaman bersama dengan Tim Medis menunjukkan luka yang dialami korban tergolong luka bakar akibat zat kimia asam kuat.
“Operasi masih terus berlanjut dan akan berlangsung enam bulan sampai dua tahun ke depan. Operasi ini dibutuhkan untuk pemulihan,” kata Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Saurlin P. Siagian saat diwawancarai oleh awak media di RSCM Jakarta, Kamis, 26 Maret 2026.
Ia menjelaskan enam bulan pertama menjadi fase krusial dalam menentukan arah pemulihan. Terutama untuk memastikan stabilitas kondisi luka dan respons tubuh terhadap tindakan medis lanjutan.
Sementara itu, Komisioner Mediasi Komnas HAM, Pramono Ubaid Tanthowi, menyebut penanganan medis terhadap korban sejauh ini telah berjalan intensif dan terukur. Komnas HAM juga mendalami dampak jangka pendek dan panjang yang dialami korban, baik secara fisik maupun psikologis.
“Mereka belum bisa menyimpulkan apakah mengalami penurunan atau peningkatan. Hal itu masih dalam proses,” kata Pramono.
Sebelumnya, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta mengungkap kondisi medis terkini korban masih menghadapi tantangan serius dalam pemulihan jaringan. Manajer Humas RSCM Yoga Nara menyebut tim medis menemukan iskemia pada 40 persen area sklera mata kanan korban.
“Pada Rabu, 25 Maret 2026, pasien menjalani operasi terpadu yang melibatkan tim spesialis mata dan bedah plastik. Dalam operasi tersebut, kami melakukan pemindahan jaringan, penempelan membran amnion, serta pemasangan pelindung mata,” kata Yoga.
Selain itu, Yoga menjelaskan tindakan debridement dan cangkok kulit juga dilakukan pada area luka bakar di mata, dada, dan pundak. Hal tersebut dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....