Varian Bentuk Karakter Rasa Gending dalam Gamelan Jawa

  • 18 Agt 2024 05:54 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Lagu gamelan lebih akrab dengan sebutan gending. Gending gamelan memiliki varian bentuk karakter atau rasa gending. Setiap gending memiliki rasa terendiri yang khas. Penggolongan rasa gending menjadi enam cluster yaitu, regu, sereng, sedih, prenes, berag dan gecul.

Cluster regu meliputi: rasa agung, mrabu, gagah, lugu, tenang, khidmat, klasik dan wingit. Cluster sereng meliputi: krodha, tegang, greget, nafsu, kasar, giris.

Cluster sedih meliputi: sungkawa, tlutur, kasmaran, kangen, nglangut, sepi, prasaja, tentrem, melas dan ngeres. Cluster prenes meliputi: suka, entheng, kenes, rame, rongeh, branyak, seger, tregel, nggodha.

Cluster berag meliputi: gumbira, entheng, bregas, gobyok, semangat, sigrak. Cluster gecul meliputi: rasa lucu, ngglece, gojegan, gumbira.

Rasa gending tidak bisa digeneralisasi. Suatu misal gending Pangkur dan gending Ayun-ayun sama-sama memiliki rasa pernes, namun pernesnya berbeda satu sama lain.

Dengan demikian, betapa kekayaan akan rasa dalam gamelan atau karawitan. Di sinilah kekayaan nilai estetik yang menjadi titik pusat (central point) dalam dunia karawitan.

Mendengarkan atau menghayati gending memang bisa mendapatkan hiburan dan kesenangan. Namun dalam penghayatan yang lebih dalam, terdapat pengalaman estetik berupa kedamaian dan ketentraman batin.

Jessika Kenney, seorang guru dan Composer dari Cornisn Colege of Arts Amerika mengatakan bahwa musik gamelan adalah musik kalbu. Musik yang sangat indah dan datang dari hati.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....